Berita

Tenaga kerja China di Kendari/Net

Politik

49 TKA Asal China Mendarat Di Kendari, Kemenkumham dan Presiden Jangan Tutup Mata!

RABU, 18 MARET 2020 | 13:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Persoalan 49 tenaga kerja asing (TKA) asal China yang lolos di Bandara Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara pada Minggu (15/3) lalu, merupakan hal serius yang harus segera disikapi pemerintah.

Sebab, dalam situasi seperti saat ini keberadaan orang asing di dalam negeri harus diantisipasi dengan cara melakukan pengawalan ketat di pintu-pintu masuk Indonesia.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai pihak imigrasi Kemenkumham dan Menteri Kesehatan harus intensif melakukan komunikasi dan koordinasi disamping Tim Satgas Corona yang dibentuk pemerintah terus meningkatkan kinerjanya.


Menurut Dedi, alih-alih melakukan pengawalan ketat, pihak imigrasi justru terkesan abai dan lalai dengan lolosnya 49 TKA asal China berada di Kendari.

"Soal akses ini tentu beban Kemenkumham seharusnya intens dengan Menkes, dan semua bergantung dari kesigapan Presiden sebagai pimpinan tertinggi. Sementara yang terjadi, imigrasi seolah tutup mata dan tidak bekerja sesuai kondisi," kata Dedi Kurnia Syah, Rabu (18/3).

Tanpa lolosnya TKA China tersebut, kata dia, masyrakat Indonesia terlanjur panik dengan sikap gagap pemerintah dalam penanggulangan corona.

"Terlebih, Presiden yang juga linglung menghadapi wabah yang semakin tampak serius," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya