Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Donald Trump Tawar Perusahaan Jerman Rp 15 Triliun Untuk Dapatkan Hak Eksklusif Vaksin Corona

SENIN, 16 MARET 2020 | 17:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menawar perusahaan biofarmasi asal Jerman, CureVac, untuk mendapatkan hak eksklusif atas vaksin corona (Covid-19).

Dalam sebuah artikel di halaman depan surat kabar Welt am Sonntag yang berjudul "Trump vs Berlin" dilaporkan bahwa Trump telah memberikan tawaran sebesar 1 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 15 triliun (Rp 14.989/dolar AS).

Kepada AFP, seorang pejabat AS juga mengungkapkan pemerintah telah melakukan negosiasi dengan lebih dari 25 negara yang dapat membantu mengembangkan vaksin.


"Sebagian besar perusahaan ini telah menerima dana awal dari investor AS," ungkapnya seperti dimuat The Guardian.

CureVac merupakan perusahaan yang didirikan pada 2000 dan memasarkan diri sebagai spesialis pengembangan perawatan kanker berbasis antibodi, pengobatan penyakit langka, dan vaksin profilaksis.

Pekan lalu, Curevac sendiri secara misterius telah mengganti Daniel Menichella sebagai CEO dengan  Ingmar Hoerr. Itu hanya beberapa pekan setelah Menichella bertemu Trump, Wakil Presiden Mike Pence dan perwakilan perusahaan farmasi di Washington.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya