Berita

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Gara-gara Wabah Virus Corona, Sidang Skandal PM Israel Ditunda

SENIN, 16 MARET 2020 | 06:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ancaman virus corona membuat persidangan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengalami penundaan. Pengadilan Negeri Yerusalem mengumumkan penundaan itu pada Minggu (15/3).

Penundaan akan berlangsung selama dua bulan.

Netanyahu terlibat dalam serangkaian skandal. Ia menghadapi tuduhan penipuan, pelanggaran, dan menerima suap.


Semula Netanyahu dijadwalkan akan disidang pada Selasa (17/3). Namun, pengadilan akan ditunda hingga 24 Mei 2020.

Pemimpin Israel yang telah lama berkuasa ini membantah melakukan kesalahan dan menyatakan sebagai korban kejahatan media, seperti dilansir Japan News, Minggu (15/3).

Pengacara Netanyahu sebelumnya meminta penundaan persidangan.
Ia mengatakan mereka membutuhkan lebih banyak waktu untuk mengumpulkan dan meninjau bukti. Sayangnya, permintaan itu ditolak, sidang tetap berlangsung pada Selasa (17/3).  

Netanyahu mengklaim dirinya unggul dalam pemilihan umum ketiga dalam waktu kurang dari setahun. Namun kemenangan itu menunjukkan bahwa partai Likud dan para sekutunya kemungkinan gagal mendapatkan mayoritas kursi di parlemen.

Lawan Netanyahu, Benny Gantz, menolak untuk duduk bersamanya di pemerintahan dan telah berusaha untuk mendorong undang-undang di parlemen mendatang yang akan melarang siapa pun yang didakwa atas kejahatan karena dapat memimpin pemerintahan - yang pada dasarnya mendiskualifikasi Netanyahu dari memimpin negara.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya