Berita

AHY dan istri sebelu menghadiri Kongres V Partai Demokrat/IG

Politik

AHY Jadi Ketum Demokrat Buah Aspirasi Rasional

MINGGU, 15 MARET 2020 | 15:54 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Aspirasi para peserta Kongres V Partai Demokrat untuk mengusung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum periode 2020-2025 dinilai wajar dan rasional.

Kehadiran AHY sebagai pemimpin baru PD dinilai memberikan dampak positif bagi partai ini secara eksternal dan internal.

Secara eksternal, popularitas dan elektabilitas AHY yang tinggi diprediksi bakal mengerek elektabilitas PD pada Pemilu mendatang. Sedangkan secara internal, AHY dianggap mampu menjadi solidarity maker bagi kader-kader partai.


Hal tersebut dikatakan Jemmy Setiawan, Ketua DPP Partai Demokrat Bidang Pemberantasan Korupsi.

“AHY merupakan politisi PD yang saat ini paling populer dengan daya saing elektoral terkinclong. Dalam beberapa survei yang dirilis beberapa lembaga, nama AHY secara konsisten menduduki peringkat empat besar tokoh dengan elektabilitas tertinggi untuk Pilpres 2024,” katanya.

Dalam survei yang dirilis Median pada Februari lalu, misalnya, elektabilitas AHY berada pada angka 8,3%, di bawah Prabowo, Sandiaga, dan Anies Baswedan.

“Naiknya AHY ke posisi Ketua Umum tentu akan semakin meningkatkan popularitas dan elektabilitas beliau, yang ujungnya berdampak carry over pada elektabilitas PD. Di tengah munculnya wacana dari parpol-parpol penguasa untuk menaikkan parliamentary treshold jadi 7 persen, tampilnya AHY ke pucuk pimpinan PD menjadi sangat relevan,” lanjutnya.

Di luar soal dampak elektabilitas itu, Jemmy percaya bahwa AHY mampu meneruskan tradisi keluarga Yudhoyono sebagai pengayom dan solidarity maker bagi kader-kader PD.

“Harus diakui, keluarga Yudhoyono tidak hanya menjadi pemimpin politik kader-kader PD. Secara kutural, kami memiliki hubungan yang sangat dekat. Kalau ada masalah pribadi pun, Bapak SBY dan almarhumah Ibu Ani adalah tempat kami mohon saran dan pertimbangan,” kata Jemmy.

Ia percaya, AHY yang dikenal memiliki kepribadian yang hangat dan santun itu dapat menjalankan peran yang sebelumnya diemban kedua orangtuanya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya