Berita

AHY dan para pendukungnya/Net

Politik

AHY Harus Gandeng Banyak Anak Muda Di Kepengurusan

MINGGU, 15 MARET 2020 | 14:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kongres V Partai Demokrat telah resmi menunjuk Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)  sebagai ketua umum terpilih pengganti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Minggu (15/3). Penetapan itu dilakukan setelah dukungan dari AHY melebihi persyaratan untuk aklamasi.

Direktur Politika Institute Zainul A. Sukrin sudah menduga AHY akan terpilih. Menurutnya, SBY turut berkepentingan dalam kongres ini. Presiden keenam RI itu ingin memastikan Demokrat kembali berjaya.

Adapun kehadiran Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam kancah politik nasional juga memberikan energi baru bagi Partai Demokrat. AHY akan meretas masa kelam Partai Demokrat di awal 2012. Karena AHY relatif bersih dari skandal korupsi yang menodai partai yang memiliki program anti korupsi tersebut.


“Sosok AHY akan mampu merepresentasikan kebutuhan politik kekinian dan digandrungi oleh kelompok milenial,” yakinnya kepada redaksi, Minggu (15/3).

Namun demikian, harus ada arah baru yang ditawarkan AHY secara totalitas. Salah satunya, Partai Demokrat harus berbeda dengan partai politik yang lain yang masih diduduki figur lama dan tua.

Artinya, pendamping AHY dalam kepengurusan, khususnya pada posisi sekretaris jenderal harus pula merepresentasikan anak muda, yang memiliki kemampuan mengelola organisasi dan berpengalaman dalam dunia pergerakan politik.

“Menggandeng anak muda pada posisi strategis seperti sekjen, akan berdampak positif pada citra dan popularitas Partai Demokrat. Soalnya saat ini, Partai Demokrat seperti partai lama yang dicetuskan kembali. Artinya, harus semenarik mungkin jika dipasarkan ke rakyat,” tuturnya.

Setidaknya ada figur muda yang layak dipertimbangkan untuk mendampingi AHY, yaitu Muhammad Rifai Darus. Putra asal Papua tersebut, sangat layak untuk dampingi AHY. Rifai mengenyam pendidikan setara SMA pada Pondok Pesantren Al Muayyad Surakarta Solo. Lulusan Fakultas Hukum Universitas Cendrawasih Papua dan mengambil Master di Pascasarjana Universitas Jayabaya.

“Rekam jejak keorganisasian tidak perlu diragukan, di masa pergerakan mahasiswa, dia aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), yaitu organisasi yang memiliki relasi yang erat dengan ormas Islam Nahdlatul Ulama dan pernah menjadi Ketua Umum DPP KNPI,” urainya.

“Sedangkan dalam kepengurusan partai, sempat menjadi Sekretaris DPD Demokrat Papua dan sekarang menjadi Wakil Sekretaris Jenderal DPP PD yang banyak mendampingi kerja-kerja Sekjen Hinca Pandjaitan,” tutup Zainul.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya