Berita

SBY/Net

Politik

SBY: Terlalu Sombong Jika Ada Pemimpin Merasa Bisa Bekerja Sendiri

MINGGU, 15 MARET 2020 | 13:07 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ada tiga tugas yang harus diselesaikan Indonesia dalam lima tahun ke depan. Tugas pertama adalah mengatasi dampak dari permasalahan dunia yang baru itu, mulai dari perang dagang hingga wabah Covid-19.

Begitu terang Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat memberi sambutan sekaligus pidato terakhir sebagai ketum partai di acara Kongres V Partai Demokrat, di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (15/3).

“(Tugas) kedua, bagaimana mengatasi permasalahan internal kita, utamanya di bidang ekonomi,” lanjutnya.


Adapun tugas yang harus diselesaikan pemerintah yang ketiga adalah mewujudkan Indonesia yang lebih adil dan lebih makmur di tahun 2024 mendatang, sesuai “janji-janji kampanye” dalam Pemilu 2019 yang lalu.

“Menurut pandangan saya, tak ada jalan pintas dan tak ada pula resep ajaib bagi Indonesia,” terangnya.

Menurutnya, ketiga tugas besar tersebut bisa dilaksanakan jika semua elemen bangsa makin bersatu, membangun kebersamaan, berpikir cerdas dan bekerja keras, di bawah kepemimpinan dan “direction” pemimpin nasional Indonesia.

Dia pun menilai pemimpin yang mengaku bisa bekerja sendiri dalam mengatasi masalah tersebut merupakan pemimpin yang sombong.

“Terlalu sombong jika ada pihak yang merasa bisa bekerja sendiri. Negarapun memerlukan dukungan rakyat. In crucial thing, unity,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya