Berita

SBY/Net

Politik

Di Kongres Demokrat, SBY Ungkap Resep Hadapi Krisis Di Tahun 2008

MINGGU, 15 MARET 2020 | 12:08 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Gejolak ekonomi dunia yang diperparah wabah virus corona baru atau Covid-19 turut menjadi sorotan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat membuka Kongres V Partai Demokrat di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (15/3).

“Saya juga mengamati, dalam merespons dan menangani gejolak ekonomi saat ini, dunia kurang padu dan kurang bekerjasama,” ucap SBY di atas podium.

Presiden keenam RI itu lantas teringat saat dirinya menghadapi krisis global dan mampu melalui itu dengan baik. Krisis yang dimaksud adalah tahun 2008 hingga 2009, di mana SBY kala itu menjabat sebagai presiden.


Awalnya, kata SBY, dunia gagap dan panik, namun dengan cepat para pemimpin dunia segera bersatu dan melakukan aksi bersama.

“Sebagai pelaku sejarah, saya pribadi aktif terlibat di dalamnya. Baik pada tingkat PBB, G-20, APEC, G-8 maupun ASEAN,” terangnya.

Dalam alam pikiran SBY kala itu, pengendalian krisis bisa dilakukan secara global dan akan berimbas pada Indonesia. Tentunya, pemerintah juga harus menjalankan manajemen krisis secara intensif, dengan melibatkan semua pihak.

“Mengapa cerita ini saya ungkap? Dengan koordinasi dan kerjasama yang baikpun, diperlukan waktu 2 tahun untuk keluar dari puncak badai krisis waktu itu. Sebagai warga dunia saya berharap, dalam menghadapi krisis global, bekerja samalah wahai para pemimpin dunia,” ujarnya.

“Selamatkan dunia bersama-sama. Together you can,” demikian SBY.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya