Berita

Presiden Rusia, Vladimir Putin/Net

Dunia

Di Tengah Wabah Corona, Putin Tetap Lancarkan Amandemen Konstitusi Rusia

MINGGU, 15 MARET 2020 | 10:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Rusia Vladimir Putin telah menandatangani sejumlah amandemen konstitusi, termasuk sebuah resolusi yang memungkinkan pemimpin negara untuk melakukan pemilihan ulang.

Menurut dokumen pemerintah yang dirilis pada Sabtu (14/3), amandemen tersebut harus disetujui oleh pengadilan konstitusi dalam 7 hari ke depan sebelum diajukan dalam referendum pada 22 April.

Menurut dokumen tersebut, mayoritas orang Rusia harus menyetujui referendum agar amandemen tersebut dapat diadopsi.


Dimuat SCMP, awal pekan ini, terdapat 400 perubahan konstitusi dalam rancangan undang-undang (RUU) yang diajukan ke Majelis Rendah dan Tinggi pada hari yang sama.

Parlemen Rusia sendiri saat ini didominasi oleh Partai Bersatu yang memiliki kedekatan erat dengan Putin.

Salah satu amandemen yang paling kontroversial adalah dengan me-reset hitungan masa jabatan presiden. Sehingga Putin bisa menjabat sebagai presiden hingga 2036.

Aksi Putin ini diuntungkan dengan wabah corona yang tengah menjalar. Pasalnya, Rusia saat ini sudah melarang diadakannyaa pertemuan massal, termasuk demonstrasi yang membuat aksi protes terhadap amandemen konstitusi ini gagal.

Kendati begitu, menurut Ketua Dewan Federasi, Valentina Ivanovna Matviyenko, referendum akan tetap diselenggarakan meski masih terdapat krisis corona atau Covid-19.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya