Berita

Agus Harimurty Yudhoyono

Politik

Semua Syarat Untuk Membuat Partai Demokrat Kembali Jadi Juara Dimiliki AHY

MINGGU, 15 MARET 2020 | 10:30 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Perjuangan Partai Demokrat (PD) sebagai partai non-koalisi pemerintah untuk bangkit kembali dan memenangkan Pemilu 2024 tentu tidak mudah.

Tampilnya Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Ketua Umum PD dalam Kongres ke-V partai tersebut, di Jakarta (15/3), dianggap tepat karena figur AHY dianggap membawa energi bagi kebangkitan kembali Partai Demokrat (PD).

“Semua syarat yang diperlukan pemimpin baru PD untuk memenangkan kembali Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres), ada pada AHY,” kata Jemmy Setiawan, Ketua DPP Partai Demokrat.


Menurut Jemmy, ada tiga syarat yang dimiliki Ketua Umum PD agar bisa membawa PD bangkit kembali pada pertarungan-pertarungan politik mendatang. Pertama, sanggup menjaga soliditas partai. Kedua, mampu menebarkan gagasan segar yang menarik para pemilih baru. Dan ketiga, memiliki popularitas dan elektabilitas yang tinggi.

“AHY mampu menjaga soliditas partai dan beliau rajin berkeliling menemui kader-kader PD di seluruh Indonesia. Beliau juga aktif mengkampanyekan gagasan terkait kepemimpinan kaum muda. Di samping itu, elektabilitas beliau juga yang paling tinggi di antara politisi PD yang lain,” lanjutnya.

Jemmy yakin, AHY mampu membawa PD merebut kembali kejayaan seperti pada Pemilu 2004 dan 2009.

“AHY sosok pemimpin komplit yang kami butuhkan saat ini. Jika ada lawan politik yang kurang ‘happy’ dengan naiknya beliau, itu karena mereka tak punya tokoh politik generasi baru yang sekelas AHY,” tandasnya.

Bagi mantan-mantan aktivis mahasiswa yang ada di Partai Demokrat, dalam konteks itulah, pemilihan AHY sebagai Ketua Umum PD yang baru merupakan hal yang sangat rasional. Justru, isu dinasti yang dihembus-hembuskan pihak eksternal PD sangat tidak relevan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya