Berita

Dugaan korupsi di PT Timah butuh perhatian Jokowi dan Erick Thohir/Net

Politik

Aroma Korupsi Di PT Timah Makin Kuat, Senator Babel Desak Jokowi Dan Erick Thohir Turun Tangan

MINGGU, 15 MARET 2020 | 00:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Respons Presiden Joko Widodo dan Menteri BUMN Erick Thohir sangat ditunggu masyarakat Bangka Belitung. Terutama dalam membantu menangani dugaan tindak pidana korupsi di wilayah mereka.

Hal ini tak lepas dari aroma korupsi di PT Timah Tbk yang makin menyengat. Menyusul pemeriksaan yang dilakukan Jaksa Pidana Khusus (Pidsus) Kajati Bangka Belitung terhadap sejumlah pejabat PT Timah soal dugaan penyimpangan dalam pembelian ratusan ton mineral biji timah kadar rendah atau terak. Belum lagi perusahaan plat merah itu juga masih terlilit utang triliunan dengan rekanan bisnisnya.

Anggota DPD asal Bangka Belitung, Alexander Fransiscus mengatakan, korupsi adalah kejahatan luar biasa yang wajib dibasmi lantaran mengerogoti dan merugikan keuangan negara. Sesuai dangan Nawacita Presiden Jokowi untuk terus memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya.


“Kita percayakan kasus persoalan pembelian biji timah berkadar rendah yang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Kep Bangka Belitung, karena Kejaksaan Tinggi Kep Babel bekerja secara transparan dan profesional,” kata Alex dalam keteranganya, Sabtu (14/3).

Alex berjanji, sebagai Senator yang menjabat di Komite II yang merupakan mitra kerja PT Timah dan BUMN, akan mengawal perusahaan milik negara yang ada di Babel agar dapat meningkatkan devisa buat negara dan meningkatkan taraf hidup bagi masyarakat, khususnya masyarakat Bangka Belitung.

“Saya berharap tentunya, Kementerian BUMN di bawah pimpinan Erick Thohir dapat turun tangan dalam mengawasi PT Timah ini dan turun langsung ke Bangka Belitung,” harapnya.

Tidak hanya Alex, Jaringan Relawan Anti Korupsi 98 (Jarsi 98) bahkan melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor perwakilan PT Timah di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta. Massa menuntut agar Direktur Utama PT Timah, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani, beserta jajarannya segera dipecat dan ditangkap.

Ketua Umum Jarsi 98, Tajuddin Kabbah menjelaskan, berdasarkan hasil monitoring dan investigasi temuan di lapangan terhadap pembelian biji timah yang mengandung Terak Sisa Hasil Pengolahan (SHP) kadar rendah di unit gudang Batu Rusa dan unit gudang Tanjung Gunung PT Timah tidak sesuai dengan standar operasional Prosedur (SOP) tahun 2018 dan 2019 dan mineral yang dibeli tersebut atas kebijakan Dirut PT Timah.

“Diduga terjadi penyimpangan yang berpotensi merugikan keuangan negara miliaran rupiah,” kata Tajuddin saat menggelar aksi, Kamis lalu (12/3).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya