Berita

Gubernur DKI Anies Baswedan (di podium) saat rilis perkembangan virus corona di Jakarta/Ist

Nusantara

Anies Baswedan Akui Ada Tenaga Medis Di Jakarta Sudah Tertular Virus Corona

SABTU, 14 MARET 2020 | 17:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengungkapkan bahwa sudah ada tenaga medis yang bertugas menangani pasien terinfeksi virus corona atau covid-19 di Jakarta, sebagian telah tertular virus yang mewabah itu.

Hal itu ditengarai dokter yang menangani virus corona di Jakarta merupakan sosok yang gigih dan bekerja optimal tanpa lelah untuk menangani pasien.

"Jadi, penting untuk selalu jaga suasana kondusif, dokter perawat kerja nonstop dan mereka sudah ada yang tertular," ujar Anies Baswedan saat jumpa pers di Balai Kota, Jakarta Pusat, Sabtu (14/3).


Kendati begitu, sambungnya, Pemprov DKI Jakarta belum bisa menyampaikan terkait jumlah hingga lokasi tenaga medis yang diduga terjangkit virus corona tersebut. Sebab, Anies Baswedan belum menerima data lengkap soal dokter yang terinfeksi covid-19 itu.

"Belum punya datanya. Kami dengar dari asosiasi IDI (Ikatan Dokter Indonesia)," ujar Anies Baswedan singkat.

Disisi lain Anies Baswedan menyebut tenaga medis yang diterjunkan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk menangani pasien virus corona sekitar 3.350 dokter dan 7.700 perawat.

Ada sekitar 8 Rumah Sakit (RS) rujukan untuk pasien virus corona di DKI Jakarta. Kemudian 1.838 klinik dan 44 puskesmas dan 190 Rumah Sakit disiagakan.

Mantan Mendikbud itu pun tidak lupa mengapresiasi pengorbanan para dokter hingga perawat yang suka rela dan gigih memberikan pelayanan maksimal bagi warga DKI Jakarta dan mayarakat Indonesia pada umumnya.

"Saya minta kepada masyarakat yang mendapatkan pelayanan untuk menghormati menghargai. Mereka yang paling beresiko (corona)," demikian Anies Baswedan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya