Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/RMOLJateng

Kesehatan

Pasien Corona Di RS Moewardi Meninggal, Ganjar Pranowo Langsung Lacak Sampai Ke Bogor

JUMAT, 13 MARET 2020 | 21:24 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemprov Jawa Tengah langsung bergerak cepat melakukan pelacakan rekam jejak pergerakan pasien RS Moewardi yang meninggal karena positif virus Corona.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, pelacakan dilakukan sejak pasien mengikuti seminar di Bogor sampai dikebumikan. Dalam upaya tersebut, ia menggandeng Pemerintah Provinsi Jabar, Jatim, dan Pemkot Surakarta.

"Kami minta pengecekan di Bogor. Juga koordinasi dengan Jawa Timur karena dimakamkan di sana, keluarganya juga di sana. Gubernur Jatim belum bisa dihubungi, tapi dengan dinas kesehatan kita intens," kata Ganjar di Puri Gedeh, Semarang seperti dilansir Kantor Berita RMOLJateng, Jumat (13/3).


Selain itu, Ganjar juga terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Surakarta untuk melakukan pelacakan, dengan siapa saja pasien tersebut pernah kontak. Berdasarkan informasi yang ia dapat, pasien juga pernah periksa di dua rumah sakit di Surakarta.

"Kami langsung lacak dan isolasi tempat tinggal, kemudian diperiksa. Kita harap masyarakat koordinasi siapa tahu ada yang berhubungan, segera lapor ke RS, Puskesmas," katanya.

Koordinasi lintas pemerintahan tersebut perlu dilakukan, selain karena riwayat perjalanan pasien yang meninggal berada di tiga wilayah, Covid-19 juga telah ditetapkan WHO sebagai pandemik global.

"Ini kan bukan hanya soal Jawa Tengah, tapi berhubungan dengan Jabar dan Jatim. Apalagi sudah ditetapkan Pandemik. Maka kita perlu gotong royong," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya