Berita

Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center, dr Corona Rintawan/RMOL

Kesehatan

RS Muhammadiyah Siap Jadi Rujukan Tangani Virus Corona

SELASA, 10 MARET 2020 | 15:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jumlah pasien positif virus corona baru (Covid-19) terus meningkat. Tercatat sampai dengan hari ini, 19 orang dinyatakan terjangkit.

Merespons bertambahnya pasien, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan Rumah Sakit Muhammadiyah siap berkoordinasi dengan pemerintah menjadi RS rujukan dan berkontribusi maksimal dalam penanganan virus corona.

"(virus corona) Ini masalah bersama, jadi kita tangani bersama pula. Tidak bisa hanya kita limpahkan ke pemerintah semata," ujar Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center, dr Corona Rintawan saat ditemui di Auditorium Ahmad Dahlan Gedung PP Muhammadiyah, Menteng  Jakarta Pusat, Selasa (10/3).


Dari 471 RS dan klinik yang dimiliki Muhammadiyah, 20 rumah sakit telah ditunjuk untuk menyiapkan fasilitas penanganan awal yang nantinya dirujuk kepada RS pemerintah sebagai rujukan utama.

Kendati begitu, dr Corona menyatakan seluruh rumah sakit dan klinik telah mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan mendapatkan pasien terindikasi Coivd-19.

Tantangan dalam menjalankan fungsi ini, lanjut Corona, sama seperti rumah sakit umumnya. RS Muhammadiyah masih terkendala perangkat alat pengaman diri (APD) yang produknya sulit dicari.

Di sisi lain, ia berharap pemerintah turut melibatkan pihak rumah sakit swasta dalam penanganan corona. Pemerintah juga diminta terbuka.

"Muhammadiyah mendorong pemerintah selalu menjalankan asas keterbukaan dan melibatkan serta mendukung peran serta seluruh elemen bangsa dalam respons Covid-19. Rumah sakit Muhammadiyah siap berkoordinasi dengan pemerintah untuk berkontribusi maksimal dalam penanganan isu Covid-19," pungkas dr. Corona.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya