Berita

Direktur Medik dan Keperawatan RSPI Sulianto Saroso, Dyani Kusumowardhani (tengah)/RMOL

Kesehatan

RSPI Sulianto Saroso Pulangkan 1 Pasien, 3 Pasien Dalam Pengawasan Dan 6 Pasien Terinfeksi Masih Dirawat

SELASA, 10 MARET 2020 | 15:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, mengumumkan perkembangan terkini terkait penanganan 10 pasien yang dirawat di ruang isolasi.

Dari total tersebut, satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dipulangkan, karena mendapatkan hasik tes spesimen yang negatif sebanyak 2 kali.

"Saya sampaikan bahwa sampai tadi pagi,  kalau kemarin kita ada 10 pasien yang dirawat, satu sudah pulang tadi malam," ungkap Direktur Medik dan Keperawatan RSPI Sulianti Saroso, Dyani Kusumowardhani, dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Sunter Permai Raya, Jakarta Utara, Selasa (10/3).


Dyani Kusumowardhani melanjutkan, PDP yang dipulangkan sudah menjalani perawatan sekitar satu pekan. Berdasarkan dua kali pemeriksaan klinis, pasien tersebut tidak terserang COVID-19.

"Pasien sehat, sudah dua kali pemeriksaan hasilnya negatif, dan dia tidak punya riwayat kontak dengan kasus satu dan dua," katanya.

Hingga saat ini, Dyani Kusumowardhani mengatakan kalau pihaknya tidak ada penambahan pasien baru. Sehingga, jumlah pasien yang tengah dirawat di RSPI Sulianti Saroso sebanyak 9 pasien.

Adapun untuk rinciannya, disebutkan Dyani Kusumowardhani, 3 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tengah dirawat intensif di ruang isolasi. Sementara, 6 orang lainnya masuk kategori pasien positif terjangkit corona.

Keseluruhan pasien yang tersisa di RSPI Sulianti Saroso ini, masih terus menjalani perawatan di ruang isolasi.

"RSPI Sulianti Saroso dari kemarin ada 4 postif ditambah dua lagi, jadi ada 6 yang sudah diumumkan oleh jubir (juru bicara penanganan corona, Achmad Yurianto)  semalam," ungkap Dyani Kusumowardhani.

"Kondisi pasien secara keseluruhan cukup baik, keluhan sekitar batuk tidak ada deman," kata Dyani.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya