Berita

Pemaparan jenis kelamin pasien dalam pengawasan Tim Tanggap Covid-19 DKI/Repro

Kesehatan

Tim Tanggap Covid-19 DKI: Pasien Dalam Pengawasan Lebih Banyak Perempuan

SELASA, 10 MARET 2020 | 12:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dalam data yang dirilis Tim Tanggap Covid-19 DKI Jakarta hingga Senin (9/3), sebanyak 68 orang masih menjalani proses pemantauan (ODP) dan 310 orang telah selesai menjalani proses pemantauan.

Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), ada 87 orang yang masih dirawat dan 79 lainnya telah dipulangkan. Untuk PDP, ternyata jumlah pasien perempuan lebih banyak daripada laki-laki.

Hal ini diketahui melalui penyajian mapping wilayah Tim Tanggap Covid-19 yang menampilkan akumulasi data jumlah ODP dan PDP.


Untuk Jakarta Barat berjumlah 75 orang, Jakarta Pusat 90),Jakarta Selatan berjumlah 123, Jakarta Timur berjumlah 104, Jakarta Utara berjumlah 64, dan Luar DKI Jakarta 88.

Kemudian, irisan persentase jenis kelamin menunjukkan bahwa 48,71 persen PDP adalah laki-laki dan perempuan 51,29 persen.

Untuk diketahui, Orang Dalam Pemantauan (ODP) adalah mereka yang mengalami demam lebih dari 38° celcius. Atau dalam riwayat demam atau ISPA tanpa pneumonia dan memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.

Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) adalah mereka yang mengalami demam lebih dari 38° celcius atau dalam riwayat demam atau ISPA pneumonia ringan hingga berat serta memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit atau kontak dengan orang yang terkontaminasi positif Covid-19 dalam 14 hari terakhir.

Tim Tanggap Covid-19 DKI sendiri telah menyediakan situs corona.jakarta.go.id yang menyajikan informasi seputar penyebaran virus corona. Semua data dan informasi yang ada di situs ini dimulai sejak 21 Januari dan dilaporkan secara berkala oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta ke Kementrian Kesehatan.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya