Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Qatar Lakukan Pelarangan Masuk Bagi Pelancong Dari 14 Negara

SENIN, 09 MARET 2020 | 17:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

. Pemerintah Qatar mengumumkan pelarangan masuk ke negaranya bagi pelancong yang berasal dari negara berpotensi menyebarkan virus corona.

Sejumlah 14 negara yang disebutkan pemerintah Qatar itu adalah Bangladesh, Cina, Mesir, India, Iran, Irak, Lebanon, Nepal, Pakistan, Filipina, Korea Selatan, Sri Lanka, Suriah, dan Thailand, mengutip akun media sosial Pemerintah Qatar, @GCOQatar.

Qatar juga diminta warganya untuk tidak mengunjungi negara-negara tersebut kecuali jika benar-benar diperlukan.


"Langkah ini sejalan dengan upaya Qatar untuk mengambil semua tindakan pencegahan yang diperlukan untuk membatasi penyebaran virus Corona," tulisa pemerintah Qatar dalam sebuah pernyataan, mengutip Sputnik, Senin (9/3).

Kementerian Kesehatan Qatar melaporkan tiga kasus baru dari virus corona. Total kasus per Senin (9/3) menjadi 15. Kasus terbaru muncul dari orang asing dari negara yang sama yang tinggal di flat yang sama.

Kasus virus corona belum berakhir. Sejumlah negara melakukan tindakan penanggulangan penyebaran dengan membatalkan penerbangan dan menutup sejumlah wilayahnya. Seiring dengan peringatan WHO yang menetapkan status 'Sangat Tinggi' terhadap wabah ini.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya