Berita

Dirut RUSP Persahabatan Rita Rigayah (sebelah kiri)/RMOL

Kesehatan

RSUP Persahabatan Rawat Dua Pasien Positif Corona, 13 Pasien Dalam Pengawasan

SENIN, 09 MARET 2020 | 16:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan Rita Rogayah mengungkapkan, dua pasien positif virus corona baru (Covid-19) tengah dirawat petugasnya di ruang isolasi. Mereka adalah pasien corona dari kasus 5 dan kasus 6.

"Satu orang ini ABK Diamond Princess (kasus 5). Satu lagi (kasus 6) memang dia datang ke RS lain dan ada keluhan, kemudian kami menerima rujukan," ungkap Rita Rogayah dalam jumpa pers di RSUP Persahabatan, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin (9/3).

Lebih rinci, Rita Rogayah menjelaskan pasien corona dari kasus keenam. Di mana, ia diduga melakukan kontak langsung dengan pasien positif corona lainnya.


Akan tetapi ia memastikan, penularan virus yang berasal dari Wuhan, China ini bukan karena kontak langsung dengan pasien corona kasus 1 dan kasus 2.

"Tidak ada, dia (pasien corona kasus 6) ada di Jakarta tapi bukan terkait kasus 01 dan 02. Enggak ada kontak langsung (dengan mereka)," terang Rita Rogayah.

Adapun untuk pasien kasus 6 ini diketahui berumur 56 tahun. Sementara untuk pasien kasus 5 berumur 36 tahun.

Selain itu, RSUP Persahabatan juga merawat 13 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau yang diduga terjangkit virus corona. Mereka sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan insentif, dan belum diketahui hasil tes spesimennya.

"13 PDP ini macam-macam, tidak semua dari mereka ada kontak langsung dengan kasus di Jakarta, karena mereka ada riwayat perjalanan ke luar negeri," tambah Rita Rogayah.

Dengan demikian, jumlah total kasus infeksi positif virus corona di Indonesia ada 6 kasus. Yakni, 4 pasien dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara. Serta dua pasien dirawat di RSUP Persahabatan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya