Berita

Jubir Penanganan virus corona, Achmad Yurianto/RMOL

Kesehatan

Update Pasien Positif Corona: 4 Orang Membaik, 2 Masih Demam

SENIN, 09 MARET 2020 | 14:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Usai diumumkannya kasus pertama virus corona di dalam negeri pada Senin (2/3) lalu, pemerintah kembali mengemukakan kasus yang serupa dialami beberapa Warga Negara Indonesia (WNI) dihari-hari berikutnya.

Hingga Senin (9/3) hari ini, pemerintah mencatat jumlah total kasus positif corona sudah sebanyak 6 kasus.

Jurubicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto menjelaskan, keenam kasus itu menimpa 6 orang pasien yang tengah dirawat di rumah sakit berbeda di Jakarta.


Achmad Yurianto menyebutkan, kondisi terkini dari keenam pasien itu berbeda-beda. Di mana, untuk 4 pasien kasus 1, kasus 2, kasus 3 dan kasus 4, dalam kondisi yang relatif lebih baik.

"Kita harapkan dalam Minggu ini, setelah beberapa kali pemeriksaan, kalau dudah dua kali negatif bisa pulang, karena sudah enggak ada lagi keluhan," ucap Achmad Yurianto saat ditemui di Kantor Kementerian Kesehatan, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (9/3).

Sementara, untuk pasien kasus 5 dan kasus 6, diterangkan Achmad Yurianto, masih belum stabil kondisinya.

"Kalau yang dua terkahir ini kan masih ada yang demam ya, tapi enggak tinggi sih demamnya," tambahnya.

Sebagai informasi, untuk pasien kasus 1 dan kasus 2 merupakan ibu umur 64 tahun dan puterinya yang berumur 31 tahun. Mereka merupakan warga Depok yang pertama kali dinyatakan positif corona oleh Presiden Joko Widodo.

Sementara untuk kasus 3 yang berumur 33 tahun dan kasus 4 yang berumur 34 tahun, dinyatakan positif corona setelah dirawat selama beberapa hari di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso. Mereka terinfeksi karena melakukan kontak langsung dengan pasien kasus 1 dan kasus 2 di sebuah acara dansa di Jakarta.

Kemudian, untuk pasien kasus 5 berumur 55 tahun masih terkait dengan kasus-kasus sebelumnya, yakni tertular dari kontak langsung. Adapun untuk kasus 6 berumur 36 tahun tidak terkait dengan kasus yang ada di Jakarta, karena dia merupakan Anak Buah Kapal (ABK) World Dream.

Hingga saat ini, pasien kasus 1 hingga kasus 5 masih dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara. Sedangkan untuk pasien kasus 6 dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya