Berita

Italia/Net

Kesehatan

Italia Mengunci Beberapa Wilayahnya, Kemenlu Pastikan WNI Hubungi Hotline Posko Penanganan Covid-19 KBRI Roma

SENIN, 09 MARET 2020 | 08:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyatakan terus memantau kondisi WNI yang ada di Italia. Saat ini, menurut data Kemenlu, ada 1.239 warga negara Indonesia (WNI) di Italia Utara. Semua WNI dalam keadaan sehat, tidak ada yang tertular.

Melalui siaran resminya, Kemenlu mengabarkan, pemerintah Italia telah melakukan lock down terhadap beberapa wilayah sebagai upaya untuk mengendalikan penyebaran virus corona COVID-19.

Pemerintah Italia telah melakukan lock down seluruh wilayah Lombardia, wilayah Veneto (Provinsi Venezia, Padova, Treviso), wilayah Emillia Romagna (Provinsi Modena, Parma, Piacenza, Reggio Emilia, Rimini), wilayah Piemonte (Provinsi Alessandria, Asti, Novara, Verbano, Vercelli), dan wilayah Marche (Provinsi Pesaro-Urbino).


"Hingga saat ini belum ada WNI yang terinfeksi COVID-19 di wilayah lock down (Itali)," bunyi keterangan pers Kemenlu, Minggu (8/3).

“KBRI Roma telah dan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat, serta menjalin komunikasi dan koordinasi dengan para WNI di wilayah tersebut termasuk melalui berbagai koordinator wilayah masyarakat Indonesia.”

KBRI Roma menjamin sulplai mahan makanan dan juga telah menyusun panduan langkah kontijensi dengan menetapkan nomor hotline COVID-19 serta menyampaikan himbauan langkah-langkah pencegahan.

Kemlu juga mengimbau agar masyarakat Indonesia di Italia Utara untuk tetap tenang, mengambil langkah-langkah pencegahan, serta mengikuti aturan yang ditetapkan otoritas kesehatan setempat dan terus memantau informasi yang disampaikan KBRI Roma. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi nomor Hotline Posko Penanganan Covid-19 KBRI Roma: +39 338 923 4243.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya