Berita

Sandiaga Uno/RMOL

Politik

Ahok Jadi Kandidat Pimpin IKN Baru, Sandiaga Uno: Bukannya Baru Jadi Komut Pertamina?

SABTU, 07 MARET 2020 | 13:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dikabarkannya Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masuk nominasi bakal menjadi Pemimpin Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur, terus menuai reaksi beragam dari masyarakat.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno mengatakan dirinya justru masih ingin melihat kinerja Ahok memimpin salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terbesar di Indonesia itu. Ketimbang mengomentari Ahok digadang-gadang bakal menjadi pemimpin IKN yang merupakan hak prerogratif presiden.

"Pak Ahok? bukannya Pak Ahok baru jadi Komut Pertamina? tugasnya berat Pak Ahok. Kita cek dulu nih, mana nih hasil rekam jejaknya dia berbulan-bulan ini di Pertamina seperti apa?. Kalo dia sekarang diproyeksikan ke Kepala Badan Otorita, tentunya itu prerogratif presiden. Saya nggak ada komentar lah kalau itu," ujar Sandiaga Uno.


Menurut Sandiaga Uno, alasan ia enggan banyak berkomentar karena ingin melihat kinerja dari mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Sandi melihat sektor Migas memang perlu dibenahi secara serius.

Ia berharap Ahok fokus akan tugas yang diembannya tersebut menjadi Komisaris Utama Pertamina.

"Kita juga apa yakin bahwa perbedaan sektor Migas itu penting. Dan kita lagi berharap dia akan menghapus mafia migas, meningkatkan transparansi, memboost produksi, mengurangi impor Migas, mengurangi defisit perdagangan," tuturnya.

"Karena tadinya saya mau komentarin mengenai setelah 100 hari dia jadi Komut Pertamina ini. Kita harus lihat capaian-capaian Pertamina, naik enggak produksinya? Bagaimana harga-harga minyak dan gas dipelosok Indonesia?, sistem distribusinya seperti apa?. Itu yang menurut saya jauh lebih relevan ya," demikian Sandiaga Uno.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya