Berita

Sandiaga Uno (paling kanan)/RMOL

Politik

Sandiaga Uno: Ada Corona, Harga Bahan Pokok Harus Tetap Terjangkau

SABTU, 07 MARET 2020 | 11:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menyikapi wabah virus corona yang berdampak sistemik pada perekonomian khususnya harga bahan pokok harus menjadi perhatian serius pemerintah termasuk pihak swasta.

Pemerintah mesti menjamin harga bahan-bahan pokok agar tetap stabil dan tidak terjadi kenaikan signifikan.

Demikian disampaikan Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia 2015-2018, Sandiaga Uno di sela-sela diskusi bertajuk "Corona dan Kondisi Kebutuhan Pokok Kita", di Pizza Kayu Api, The MAJ Senayan, Jakarta, Sabtu (7/3).


"Nah memang ini jadi tantangan kita, kuncinya bagiamana menghadirkan kebutuhan bahan pokok dengan harga yang terjangkau buat masyarakat," kata Sandiaga Uno.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini juga meminta pemerintah untuk berkolaborasi dengan para pelaku usaha dalam hal ini pihak swasta agar tetap menjaga harga bahan pokok tidak terjadi flukutasi. Sebab, hal itu juatru merugikan petani.

"Jangan kita bilang kalau harga murah itu membuat petani itu tidak sejahtera, enggak! Petani tuh harga naik turun tuh mereka malah justru dirugikan, fluktuasi harga itu merugikan petani secara keseluruhan. Nah memang ini jadi tantangan kita," ujar Sandiaga Uno.

"Pemetintah mesti belajar di sektor swasta yaitu fleksibilitas, inovasi, kecepatan mengambil keputusan. Tapi juga sektor swasta belajar dari pemerintah dari segi kehati-hatian, institusionalisasi peraturan, komplain dan sebagainya," sambungnya.

Selain Sandiaga Uno, turut hadir sejumlah narasumber lain yakni gurubesar ekonomi pertanian yang juga peneliti senior Indef, Bustanul Arifin; Wakil Ketua Umum HIPMI, Eka Sastra; dan pelaku usaha bisnis daging dan sapi, Yustinus Sadmoko.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya