Berita

Helmy Faishal Zaini/Net

Politik

PBNU: NU Dan Muhammadiyah Selamanya Akan Tetap Menjaga Ukhuwah Islamiyah

SABTU, 07 MARET 2020 | 09:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Media sosial Twitter dalam beberapa hari belakang dihebohkan dengan sebuah narasi adu domba, yakni antara organisasi massa Islam Nahdhatul Ulama dan Muhammadiyah.

Narasi itu dibingkai dalam bentuk gambar foto Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir, yang dilengkapi dengan tulisan yang seolah merupakan pernyataan Profesor bidang Ilmu Sosilogi itu.

Narasi yang ada dalam gambar tersebut adalah, "Himbauan kepada warga Nahdlatul Ulama (NU), untuk tidak menyekolahkan anak-anaknya di sekolah Muhammadiyah. Karna kami ingin menjaga kondusifitas dan asset milik kami. Tolong warga NU tepo seliru dan tahu diri".


Namun hal ini dibantah secara tegas oleh Haedar Nashir dalam akun twitternya @HaedarNs.

"Selama ini, hadirnya lembaga pendidikan, kesehatan, dan sosial Muhammadiyah untuk semua kelompok dan golongan, tidak terbatas pada suku, agama, dan kelompok tertentu," cuitnya, Jumat kemarin (6/3).

Bukan cuma Haedar Nashir yang membantah kabar miring alias hoax ini. Tapi, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini ikut angkat bicara.

Dalam cuitannya pada pukul 00:57 WIB Sabtu (7/3), Helmy Faishal Zaini menegaskan bahwa foto yang beredar di Twitter itu tidak benar.

"Banyak hoax yang bertujuan memecah belah NU-Muhammadiyah," tulis mantan anggota DPR RI periode 2004-2009 itu di akun Twitternya @Helmy_Faishal_Z.

Masih dalam cuitan yang sama, Helmy Faishal Zaini menyatakan bahwa NU dan Muhammadiyah tidak akan pernah memecah belah umat Islam.

Sebab, sebagai organisasi massa terbesar Islam di Indonesia, keduanya memiliki semangat yang sama, yakni menjadikan basis gerakannya untuk membangun bangsa dan negara Republik Indonesia.

"NU dan Muhammadiyah selamanya akan tetap menjaga ukhuwah Islamiyah (moderasi), mengawal Pancasila dan NKRI menuju Indonesia adil, makmur dan sejahtera," tulisnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya