Berita

Andi Arief/Net

Politik

Setelah Airlangga Pemaparan, Barulah Partai Demokrat Bersikap Soal Omnibus Law

SABTU, 07 MARET 2020 | 08:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Salah satu pembahasan pada pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto adalah soal Omnibus Law RUU Cipta Kerja.

Politisi Partai Demokrat, Andi Arief mengatakan, pada silaturahmi politik itu, SBY sempat berkomentar mengapa rancangan Omnibus Law tidak dijelaskan ke masyarakat, atau kesannya misterius.

"Bagaimana Partai Demokrat mau bersikap, draf Omnibus Law saja belum dikirim ke Fraksi Partai Demokrat," ujar Andi Arief, Sabtu (7/3).


Dengan demikian, salah satu rekomendasi pertemuan Golkar dan Demokrat adalah memberikan kesempatan kepada pemerintah melalui Menko Perekonomian yang juga dijabat Airlangga Hartarto, untuk sampaikan paparan di depan Frakai Demokrat tentang rancangan Omnibus Law.

"Dari paparan itu barulah Partai Demokrat bisa bersikap," demikian Andi Arief.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya