Berita

Pos pemantauan RSPI Sulianti Saroso/RMOL

Kesehatan

Ruang Isolasi Corona Terbatas, RSPI Sulianti Saroso Minta RS Swasta Tidak Asal Kirim Pasien

JUMAT, 06 MARET 2020 | 23:28 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso menjadi tempat rujukan pertama bagi orang-orang yang diduga suspect dan atau terjangkit virus corona (Covid-19).

Namun secara praktis, jumlah ruangan yang bisa digunakan untuk merawat para pasien, yakni ruangan isolasi, hanya berjumlah 11.

Kekinian, ruangan isolasi yang tersedia hanya tinggal 2 ruangan. Sementara sisanya sebanyak 9 ruangan sudah dipakai oleh pasien yang positif terjangkit corona dan suspect.


Oleh karena itu, Direktur RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril meminta kepada rumah sakit swasta di Jabodetabek untuk tidak sembarang memberikan rujukan pasien.

"Jangan asal kirim pasien, harus betul-betul memenuhi kriteria," tegas Mohammad Syahril dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Sunter Permai Raya, Jakarta Utara, Jumat (6/3).

Adapun untuk meminimalisir lonjakan rujukan di RSPI Sulianti Saroso, ia mengimbau agar mendeteksi dengan baik pasien yang akan dirujuk. Di mana, dilihat gejala-gejala yang dialami oleh sang pasien.

Misalnya seperti batuk-batuk, pilek dan sesak napas yang tingkatannya cukup parah. Dia tidak ingin pasien jauh-jauh ke RSPI Sulianti Saroso stetapi tidak berkaitan dengan corona.

"Karena ada kejadian begitu juga (bukan gejala corona), akhirnya dipindahkan ke ruangan biasa. Sayang ruang isolasinya, enggak perlu tapi dipakai," pungkasnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Bahaya Framing, Publik Jangan Mudah Diadu Domba di Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36

Memahami Trust: Energi yang Hilang

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:22

Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:19

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Tembus 101 Persen Saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:45

Polri: Arus Balik Mudik ke Jakarta Meningkat hingga 73 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:29

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:51

Hari ke-12 Operasi Ketupat: Jumlah Kecelakaan 198, Meninggal 18

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:01

Mengapa Harga iPhone 15 Tiba-Tiba Melambung Naik Jutaan Rupiah?

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:46

Kembali ke KPK, Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:28

Apa Itu Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:18

Selengkapnya