Berita

Cawagub Nurmansjah Lubis/RMOL

Politik

Siap Jadi Pendamping Anies, Bang Ancah: Kita Kudu Kuasai Dapur

JUMAT, 06 MARET 2020 | 19:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

  Perebutan kursi nomor dua DKI Jakarta menemui semakin seru setelah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mengumumkan tanggal pemilihan yang jatuh pada 23 Maret mendatang.

Untuk memperdalam ide dan gagasan   calon pendamping Anies ini, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Jumat (6/3) hari ini berinisiatif menggelar acara diskusi yang diberi tema 'Ngobrol Bareng Cawagub DKI'.

Cawagub DKI asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nurmansjah Lubis nampak sudah sangat siap untuk menghadapi pertarungan meraih kursi DKI dua dengan saingannya Ahmad Riza Patria dari Partai Gerindra.


"Kita gak ada waktu belajar-belajar, kita kudu kuasi dapur. Langsung kerja. Kita kumpulin SKPD. Kita harus pelototin tuh. Wagub masa 2,5 tahun ini kudu kerja keras," ungkap Nurmansjah di Wijaya Intersection, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan.

Selain itu pria yang akrab disapa Ancah ini turut merespon pernyataan dari salah seorang panelis yang mengomentari gaya komunikasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Menurut Ancah gaya komunikasi Anies tidak salah karena memang tatanan Gubernur berada di ranah normatif.

"Makannya digebukin terus. Nanti kalau ada Wagub nanti gebukin nya pindahin ke saya. karena leader itu memang begitu, ini persoalannya Anies kan Gak punya wagub," jelasnya.

Selain itu, Ancah menambahkan jika dirinya ditakdirkan Allah menjadi pendamping Anies Baswedan, maka dirinya akan semaksimal mungkin membantu Gubernur menuntaskan apa yang sudah menjadi janji dan tanggung jawabnya.

"Jangan sampai nanti 2 tahun kita cuma berbagi kondangan. Yang penting kerja,kerja,kerja. Wagub itu politik kerja di dapur. Nah orang Indonesia ini tipenya gak bisa kalau gak dipelototin," tandasnya.

Untuk diketahui, dalam acara diskusi tersebut, selain di hadiri anggota DPRD dari Fraksi PSI, Cawagub Ahmad Riza Patria turut datang menjadi narasumber.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya