Berita

Cawagub DKI Jakarta Nurmansjah Lubis/Net

Politik

Cawagub DKI Jakarta Nurmansjah Lubis: Nggak Bisa Leha-leha, Kita Bakal Pelototi SKPD

JUMAT, 06 MARET 2020 | 18:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Nurmansjah Lubis, menegaskan seorang wakil gubernur harus memantau kinerja satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Ia menilai terkadang SKPD takut untuk menjalankan program pemerintah DKI. Politikus PKS ini menyebut wagublah yang kemudian membantu gubernur dalam konteks mengarahkan SKPD tersebut. Salah satu arahannya mengingatkan anak buah untuk tak korupsi.

"Enggak bisa kita leha-leha kalau terpilih nanti. APBD bakal kita bedah, kita pelototin nih SKPD. Kan sistem sekarang ada e-budgeting, bisa diawasin tuh," kata Nurmansjah saat mengikuti diskusi 'Ngobrol Bareng Cawagub DKI dari PSI' di Conclave Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (6/3).


"Yang arahin SKPD, ya wagub. Eh, sini dapet berapa lu. Eh, enggak ada dapet-dapetan ye, ini untuk rakyat," tutur Nurmansjah mencontohkan seolah-olah sedang berbicara dengan SKPD.

Menurutnya, perlu sosok yang berani untuk menjadi 'preman' di DKI. Nurmansjah pun berterus-terang ia cocok dengan gaya kepemimpinan mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam hal membasmi korupsi.

"Jadi emang harus ada preman di DKI itu. Saya cocok dengan gaya Ahok," kata Nurmansjah.

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI menggelar adu debat dua calon wagub. Debat ini fokus pada pembahasan soal banjir. PSI mendatangkan tiga panelis yang akan melontarkan pertanyaan dan menilai jawaban dua Cawagub DKI. Kedua calon dipersilakan menjawab dengan durasi tertentu. Dua calon itu, yakni Nurmansjah Lubis dari PKS dan Ahmad Riza Patria dari Gerindra.

Ketua DPW PSI DKI Jakarta Michael Victor Sianipar mengatakan diskusi ini berupaya untuk menggali lebih jauh kedua sosok yang salah satunya akan mendampingi Gubernur DKI terpilih di masa sisa 2,5 tahun pemerintahan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya