Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Soal Jiwasrayagate, DPR Terkesan Beri Pendidikan Politik Buruk Bagi Milenial

JUMAT, 06 MARET 2020 | 05:39 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kasus dugaan mega korupsi PT Jiwasraya sedang diusut oleh Kejaksaan Agung.  Selain itu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sedang membentuk Panitia Kerja (Panja) di 3 komisi yaitu Komisi I, Komisi II dan Komisi III.

Sejumlah elemen sipil mendesak DPR membentuk Pansus agar berbagai masalah yang terjadi di Jiwasraya dapat terungkap dengan gamblang.

Direktur Eksekutif Indonesia Development Review (IDR), Muhamad Rifai Darus melihat sikap DPR sudah tidak memikirkan rakyat lagi. Padahal, rakyat sangat menginginkan kasus dugaan korupsi yang ditaksir merugikan negara senilai puluhan triliun dapat diusut dengan tuntas.


"Rakyat sudah tidak dipikirkan lagi, mereka (DPR) akan berteriak saat pemilu saja," demikian kata MRD -sapaan akrabnya, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (6/3).

Mantan Ketua Umum DPP KNPI itu menyebutkan, sebagain besar fraksi di DPR lebih mengedepankan kepentingan golongannya. Menurutnya, sikap para wakil rakyat di Senayan itu merupakan pendidikan politik kepada para anak muda.

"Fraksi-fraksi megamankan kepentingan kelompok dan golongan serta abaikan kepentingan rakyat. Pendidikan politik yang buruk kepada para millenial," kata MRD.

Diketahui, kasus gagalnya pembayaran polis nasabah JS Saving Plan oleh perusahaan BUMN PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) menuai polemik.

Berdasarkan hasil audidt Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), potensi kerugian negara akibat gagal bayar polis perusahaan asuransi pelamt merah itu hampir menyentuh angka Rp 14 triliun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya