Berita

WNA Jepang suspect Corona di Jepara dinyatakan negatif/RMOLJateng

Kesehatan

Sempat Suspect Corona, WNA Jepang Di Jepara Dinyatakan Negatif

KAMIS, 05 MARET 2020 | 14:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Seorang warga negara asing (WNA) asal Jepang yang bekerja di Kabupaten Jepara, sempat dirawat sebagai pasien suspect corona di RSUD Kartini Jepara.

Namun setelah melewati proses inkubasi 14 hari ditambah hasil lab, dia dinyatakan negatif.

"Awalnya dia merasa deman, batuk, dan sesak napas. Ia berniat memeriksakan diri di RSUD," kata Direktur RSUD Kartini Jepara, Dwi Susilowati, Kamis (5/3).


Warga Jepang itu diketahui berasal dari Tokyo. Setelah mudik, ia kembali ke Jepara pada pertengahan Februari 2020. Saat di Jepang dia tidak mengalami keluhan apa pun. Namun saat tiba di Indonesia dia baru merasakan gejala-gejala yang mengarah kepada corona.

Dengan adanya keluhan gejala dan riwayat perjalanan dari kota yang ditemukan kasus corona, pihak RSUD Kartini langsung menangani pasien itu dengan standar pemeriksaan suspect corona di ruang isolasi khusus.

"Setelah kami periksa, mengarah ada tanda pneuomia. Pasien itu diinkubasi selama 14 hari," lanjut Dwi, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Dwi menambahkan, setelah proses inkubasi selama 14 hari selesai, pasien itu akhirnya dirujuk ke RSUP dr. Kariyadi Semarang untuk penanganan lebih lanjut.

"Setelah dilakukan lab selama tiga hari di (RSUD dr) Kariadi, hasilnya dinyatakan negatif," tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya