Berita

Ilustrasi/Net

Politik

PKS Tolak Isu Sara Jadi Komoditas Pilkada 2020

KAMIS, 05 MARET 2020 | 05:39 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan menolak isu-isu SARA dimasukkan dalam arena politik Pilkada 2020. Penegasan ini disampaikan Ketua Fraksi PKS DPRD Sumatera Utara, Misno Adisyah Putra saat bertemu dengan sejumlah jurnalis di ruang rapat Fraksi PKS, Rabu (4/3).

“Kita sangat sepakat jangan ada isu-isu SARA ataupun pengkotak-kotakan pada Pilkada 2020. Karena Pilkada ini punya kita semua lintas etnis dan semuanya,” kata Misno seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLSumut, Rabu (4/3).

Misno menyebutkan, saat ini reaksi atas terjadinya tragedi kemanusiaan seperti penindasan yang dialami oleh umat Islam di India merupakan hal yang harus dipandang secara jernih, dimana reaksi tersebut merupakan bagian dari bentuk simpati antar sesama umat beragama.


Aksi memprotes penindasan tersebut menurutnya harus ditempatkan sebagai bagian dari upaya mendukung terciptanya kedamaian.

“Tidak terkesan ada SARA disitu,” pungkasnya.

Diketahui mengedepankan isu SARA pada Pilkada merupakan hal yang dilarang oleh undang-undang. Hal ini karena isu tersebut rawan menimbulkan gesekan ditengah masyarakat.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya