Berita

Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo/Net

Nusantara

Temui Nelayan, Edhy Prabowo: Tak Ada Jarak Di Antara Kita

RABU, 04 MARET 2020 | 18:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo meninjau lokasi budidaya ikan bawal di Teluk Air di Pulau Setokok, Batam, Kepulauan Riau.

Dalam tinjauannya tersebut, Edhy memanfaatkan momen itu untuk menjalin komunikasi dengan para nelayan dan pembudidaya ikan bawal.

Hal itu dilakukannya guna meneruskan arahan penting dari Presiden Joko Widodo yakni membangun komunikasi dengan pelaku usaha dan nelayan.


Untuk itu, Edhy menjamin lembaganya tak akan berjarak dengan para nelayan. Bahkan menurutnya, kantor pusat KKP di Jakarta, adalah tempat bagi masyarakat dari daerah untuk mencari solusi.

"Tidak ada lagi jarak diantara KKP dengan masyarakat. Kantor pusat itu tempat orang daerah mencari jawaban. Itu demi kemajuan KKP, kelautan dan perikanan Indonesia," jelas Edhy Rabu (4/3).

"Tidak ada lagi negara nggak tahu masalah nelayan. Saya tidak ada guna kalau komunikasi pun tidak bisa selesai," sambungnya.

Edhy memaparkan, selama ini sektor budidaya hanya digarap sebesar 10 persen. Alhasil, masih terdapat sejumlah ruang kosong yang bisa diisi dalam budidaya.

"Di Indonesia budidaya kita baru 10 persen, itu pun belum optimal. DPR mendukung, dengan menambah anggaran. Ini upaya untuk serius mendukung budidaya," katanya.

Terlebih lagi seiring dengan pertumbuhan penduduk, dunia akan membutuhkan lebih banyak ikan. Karenanya, wakil Ketua Umum Gerindra ini berkomitmen untuk hadir dalam setiap persoalan budidaya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya