Berita

Direktur Utama RSUP Persahabatan, Rita Rogaya/Net

Kesehatan

Sepuluh Pasien Dalam Pengawasan Di RSUP Persahabatan

RABU, 04 MARET 2020 | 15:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan melakukan pengawasan terhadap sepuluh pasien usai dua warga Depok, Jawa Barat positif Virus Corona Baru atau Covid-19.

Selain melakukan pengawasan terhadap sepuluh pasien, pihak RSUP Persahabatan juga melakukan pemantauan terhadap 21 orang.

"Sampai sekarang pasien dalam pemantauan sebanyak 21 orang, sepuluh pasien dalam pengawasan kami masih tunggu hasil dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI," ujar Direktur Utama RSUP Persahabatan, Rita Rogaya saat konferensi pers di Gedung Seruni, RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, Rabu (4/3).


Rita melanjutkan, pasien dalam pengawasan dikriteriakan sesuai gejalanya. Di antaranya demam, batuk, sesak nafas, sakit tenggorokan ataupun adanya kontak fisik dengan penderita yang positif Corona.

Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) memiliki gejala ringan seperti batuk, sakit tenggorokan, demam. Namun, ODP tidak kontak fisik dengan penderita positif Corona.

"Kami tidak menggunakan istilah suspect. Bedanya pasien dalam pemantauan dan pasien dalam pengawasan adalah kontak dengan pasien corona dan gejala lebih berat," jelasnya.

Dari 21 ODP tersebut, mereka sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya masing-masing.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya