Berita

Kapal Diamond Princess/Net

Kesehatan

Sempat Tertunda, Pemerintah Pastikan 69 ABK Diamond Princess Sampai Di Pulau Sebaru Hari Ini

RABU, 04 MARET 2020 | 15:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jurubicara (Jubir) pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto memastikan 69 Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi Anak Buah Kapal (ABK) Diamond Princess sampai di lokasi karantina, di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, Rabu (4/3).

"Kapal Diamond Princess ini baru hari ini akan kita turunkan dari kapal, jumlahnya 69," ujar Achmad Yurianto dalam jumpa pers di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jalan Sunter Permai Raya, Jakarta Utara, Rabu (4/3).

Seharusnya, diakui Achmad Yurianto, puluhan ABK kapal pesiar ini dipindahkan dari kapal pada Selasa kemarin (3/3). Akan tetapi, terdapat kendala teknis yang menyebabkan penundaan.


"Kemarin belum sempat diturunkan karena memang laboratoriumnya belum selesai. Ini laboratorium sudah selesai jadi kami akan turunkan mereka ke Pulau Sebaru," terangnya.

Nantinya, lanjut Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan ini, paara ABK Diamond Princess akan bergabung dengan 188 ABK Kapal World Dream yang sudah dikarantina terlebih dahulu.

"Nanti akan bergabung dengan mereka di sana," pungkas Achmad Yurianto.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya