Berita

RSPI Sulianti Saroso/RMOL

Kesehatan

Ruang Isolasi Pasien Corona Punya Fasilitas Senyaman Hotel

RABU, 04 MARET 2020 | 14:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso memberikan fasilitas sekelas hotel berbintang, khususnya di ruang isolasi perawatan pasien virus corona baru atau Covid-19.

Begitu tegas Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril menanggapi keluhan pasien terjangkit corona bahwa mereka merasa terus diawasi.

"Ada yang curhat bahwa mereka merasa diawasi, sedangkan mereka di sini tidak diapa-apain, dikasih obat," kata Mohammad Syahril dalam jumpa pers di RSPI Sulianti Saroso, Jalan Sunter Permai Raya, Jakarta Utara, Rabu (4/3).


Selain itu, Mohammad Syahril juga membeberkam sejumlah fasilitas yang disediakan untuk para pasien di ruang isolasi.

"Di sana (ruang isolasi) kita buat senyaman mungkin, AC-nya (pendingin udaranya) bagus kayak di hotel, ya kan dia bisa nonton TV, kemudian bisa berkomunikasi ya," bebernya.

"Tapi sekali lagi, yang namanya orang sakit dan dalam isolasi tidak senyaman kalau kita di luar seperti ini. Jadi harap dimaklumi," sambung Mohammad Syahril.

Adapun terkait sistem pegawasan kesehatan, RSPI terus melakukan monitor di setiap waktu. Beberapa fasilitas disebutkan untuk mengawasi kesehatan para pasien.

"Dengan CCTV diruang observasi, dan kita tahu satu per satu pasien kondisinya dan sebagainya. Sekali lagi, kita sangat memaklumi kalau orang dalam pengawasan sendirian di ruangan seperti itu ya," pungkas Mohhamad Syahril.

Hingga Rabu (4/3) hari ini, RSPI mencatat pasien yang dirawat di ruang isolasi sebanyak 9 orang.

Dari total itu, dua orang di antaranya berstatus positif corona. Mereka merupakan ibu berumur 64 tahun dan puterinya yang berumur 31 tahun.

Selain itu, 7 orang lainnya berada dalam status Orang Dalam Pengawasan (ODP). Karena 5 orang terdata pernah melakukan kontak dengan dua pasien terjangkit. Sementara 2 orang lainnya pernah beeprgian ke luar negeri, dan memiliki gejala suspect corona. 

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya