Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Kembali Dari China, 17 Warga Tangerang Dipantau Khusus

RABU, 04 MARET 2020 | 03:32 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sebanyak 17 warga Kota Tangerang mendapat pantauan khusus dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten selama 14 hari ke depan. Mereka diawasi lantaran baru pulang dari  negara China  yang terjangkit virus corona (covid-19).

Kepala Dinkes Banten, Ati Pramudji Hastuti, Selasa (3/3) mengungkapkan, pihaknya saat ini masih melakukan pemantauan terhadap 17 orang warga Kota Tangerang yang baru saja pulang dari luar negeri.
 
"Jadi pemantauan ini bukan positif corona. Tapi memang prosedur tetap (protap) yang harus dilakukan jika orang masuk dari luar negeri harus dilakukan pemantauan sampai masa inkubasi selama 14 hari,” kata Asep seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLBanten.


Masih dilansir dari Kantor Berita RMOLBanten, Ati menjelaskan bahwa 17 orang warga tersebut baru saja pulang dari negara yang terjangkit virus corona.

Menurut Ati, berdasarkan prosentase kasus kematian akibat virus corona sebesar 3 persen dibandingkan kematian akibat penyakit menular lainnya.

"Di kita nggak ada yang sakit. Dan saat ini hanya dilakukan pemantauan,” katanya.

Terkait fasilitas untuk dua rumah sakit (RS) yaitu  RSUD Drajat Prawiranegara Kabupaten Serang dan RSUD Tangerang, Ati mengaku, di dua rumah sakit tersebut sudah ada ruang isolasi.

"Untuk di Serang itu ada empat ruang isolasi dan di RSUD Tangerang juga empat ruang isolasi. Khusus di Tangerang kita akan tambah lagi tiga ruang isolasi dan diperkirakan dalma 3-4 hari ini kita selesaikan. Dan saya tegaskan sampai saat ini seluruh ruangan belum terpakai. Kita nggak ada corona,” ujarnya.

Saat ditanya kenapa RSUD Banten tidak masuk sebagai rumah sakit rujukan, Ati mengaku, keputusan rumah sakit rujukan berada di Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Namun, Pemprov Banten dalam waktu dekat ini akan mengusulkan RSUD Banten untuk jadi rumah sakit rujukan ke-3.

"Nggak menutup kemungkinan RSUD Banten jadi rujukan ketiga. Maka kita akan ajukan usulan. Tapi kita juga akan siapak sarana dan prasarananya,” katanya.

Sementara, Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) mengatakan, Pemprov Banten terus memberikan dukungan bagi seluruh rumah sakit di Banten.

"Kita juga memastikan seluruh rumah sakit, asosiasi doketr paru-paru dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyatakan kesiapsiagaan menghadapi corona,” katanya.

WH menegaskan, hingga kini belum ada ditemukan kasus corona di Banten. Hal itu menanggapi adanya infromasi jika terdapat sejumlah warga Kota Tangerang yang diduga terjangkit vierus corona.

"Tadi konfirmasi di Tangerang, nggak ada laporan (kasus). Ada juga yang 17 orang itu kita lakukan pemantauan. Dan mereka tinggal di rumahnya dan bukan dikategorikan sakit. Jadi siapapun yang datang ke Banten kita pantau,” ujarnya.

WH juga mengimbau kepada warga Banten untuk tidak panik lantaran adanya isu penyebaran corona. Ia mengaku, Pemprov Banten  juga memastikan 113 rumah sakit di Banten sudah siap siaga.

"Soal kekhawatiran berdampak ekonomi itu juga nggak perlu. Tadi kita kumpulkan perdaganagn dengan Bulog. Kita punya stok, dan pastikan ketersediaan pengan cukup,” katanya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya