Berita

Haris Atok/Ist

Nusantara

Perbaiki Dulu Pengelolaannya, Baru Minta Dana Otsus Aceh Diperpanjang

SELASA, 03 MARET 2020 | 20:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kalangan politisi di Aceh yakin Presiden Joko Widodo akan memperpanjang dana otonomi khusus (Otsus) Aceh yang akan berakhir pada tahun 2027.

Demikian disampaikan Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bireuen, Aceh, Haris Atok saat dihubungi redaksi, Selasa (3/3).

Dia yakin Jokowi akan memperpanjang otsus tetapi dengan syarat. Yaitu pemerintah Aceh harus memiliki pilot project yang bagus dalam mengelola dana otsus agar bisa menjawab permasalahan Aceh.


Haris Atok menilai selama ini pemerintah Aceh tidak memiliki perencanaan yang matang untuk mengelola dana otsus, bahkan bisa dikatakan gagal.

"Kegagalan pemerintah Aceh dalam mengelola otsus bisa kita ukur dari kemiskinan yang belum terentaskan, dari mutu pendidikan yang rendah, dan dari pembangunan infrastruktur yang belum merata," ujar politisi muda ini.

Haris Atok berharap dana otsus tahun ini yang berjumlah Rp 8,3 triliun bisa digunakan secara tepat.

Diharapkan kepada pemerintah pusat untuk mengirim tim asistensi otsus ke Aceh untuk mengawasi pengelolaannya.

Menurut Haris Atok, jika sistem pengelolaan sudah bagus, dia pun sangat sepakat dana otsus diperpanjang. Namun jika tidak ada perbaikan sistem pengelolaan, lebih baik dana otsus tidak dilanjut.

"Saya yakin Pak Jokowi juga akan bersikap demikian," tutupnya.

Presiden Jokowi pernah berjanji untuk memperjuangkan dana otsus Aceh pada saat kampanye Pilpres 2019, di Lhokseumawe, Aceh, pada 26 Maret 2019.

Selain janji kampanye Jokowi, Pemprov Aceh sendiri menginginkan dana tersebut diperpanjang atau bahkan menjadi dana abadi.

Ihwal perpanjangan dana otsus tersebut langsung diminta Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah kepada Presiden Jokowi pada saat Kenduri Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Forum Besar (Forbes) DPR, DPD RI asal Aceh di Kabupaten Bireuen pada 22 Februari lalu.

Pada saat itu, Jokowi langsung menanggapi permintaan Plt Gubernur, dengan mempertanyakan dana otsus yang diberikan selama ini apakah sudah digunakan tepat sasaran, sudah menyentuh rakyat miskin, dan sudah fokuskah digunakan untuk membangun Aceh. (20Fad).

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya