Berita

Sesditjen PDP Kemenkes, Achmad Yurianto (kanan)/RMOL

Kesehatan

Warga Bekasi Meninggal Diduga Kena Covid-19, Kemenkes Belum Mengetahui Pemilik Sampel Negatif Corona

SELASA, 03 MARET 2020 | 15:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Seorang pria asal Bekasi berinisial D (50) yang meninggal dunia di Rumah Sakit Dr Hafidz (RSDH) Cianjur masih akan diselidiki Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait dugaan virus corona baru atau Covid-19.

Hal itu disampaikan Sesditjen PDP Kemenkes, Achmad Yurianto. Menurut Yurianto, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap sampel dari pasien di Cianjur. Hasilnya juga sudah diserahkan kepada RS di Cianjur.

"Ini sudah diambil sampelnya, sudah dikirim, sudah diperiksa, sudah ada hasilnya, hasilnya dikirim lagi ke Cianjur," ucap Achmad Yurianto kepada wartawan di Gedung Kemenkes, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/3).


Sampel yang sudah diserahkan diketahui negatif virus corona. Namun pihaknya akan kembali memastikan sampel negatif corona berasal dari pasien mana, termasuk untuk mengetahui pasti hasil tes korban meninggal asal Bekasi tersebut.

"Saya akan konfirmasi apakah ini dari pasien itu, apakah Cianjur ngirim lebih dari 1 pasien atau dua pasien atau 3 pasien? Ini yang kami lakukan, kalau konfirmasinya pasti negatif, hasilnya sudah jelas negatif," terangnya.

"Yang meninggal saya akan konfirmasi, jadi anda enggak usah bingung. Setelah ini akan saya sampaikan apakah betul kasus negatif itu punyanya si yang meninggal itu karena dikode kan, termasuk tracking," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya