Berita

Bangbang Iriawan,warga Studio Alam yang tinggal berdekatan dengan rumah pasien virus corona Depok/RMOL

Kesehatan

Warga Studio Alam Indah: Saya Diistirahatkan 14 Hari Oleh Perusahaan

SELASA, 03 MARET 2020 | 15:02 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Warga Perumahan Studio Alam Indah bernama Bangbang Iriawan yang rumahnya berdekatan dengan dua pasien positif corona menyampaikan telah dirumahkan oleh perusahaan tempat dia bekerja.

Hal itu dilakukan perusahaan sebagai langkah antisipasi menyebarnya virus berbahaya tersebut di lingkungan perusahaan.

Kepada Kantor Berita Politik RMOL. Bangbang mengaku sempat mengalami batuk dan pilek selama bekerja, ia kemudian meminta untuk istirahat kepada kantornya.


“Saya kemarin aktif kerja. Setelah mendapatkan informasi (ada pasien corona), saya minta izin pulang ke pimpinan. Saya diizinkan untuk pulang,” ujar Bangbang di perumahan Studio Alam Indah, Depok, Jawa Barat, Rabu (3/3).

Pria berkacamata yang rumahnya berhadapan dengan rumah pasien berinisial S dan M mengatakan akan memeriksa seluruh anggota keluarganya ke rumah sakit untuk memastikan tidak terkena virus corona.

“Rencananya saya dan keluarga mau periksa hari ini, ada tujuh orang di sini. Saya, anak saya, kakak, kebetulan ibu mertua ada di sini, dan dua asisten rumah tangga,” paparnya.

Ditanya mengenai anggota keluarganya yang mengalami batuk pilek dalam dua pekan terakhir, Bangbang mengaku tidak ada indikasi tersebut.

“Kalau batuk pilek gejala corona itu tidak ada. Kebetulan anak saya lagi muntaber ya, jadi kondisinya lagi enggak fit, itu yang jadi khawatir,” katanya.

Bangbang dan keluarganya sempat ingin mengevakuasi diri ke tempat lebih aman, namun dia belum dapat memastikan positif atau negatif corona.

“Kalau saya evakuasi, saya sendiri belum tahu apakah status saya dan keluarga negatif atau positif karena belum periksa. Saya enggak mau bawa diri (tanpa kejelasan status kesehatan), saya harus memastikan dulu bahwa saya sehat baru saya evakuasi,” tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya