Berita

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian (P2P) Dinkes Kota Bandung, dr Rosye Arosdiani/RMOLJabar

Kesehatan

Cegah Penyebaran Corona, 24 Warga Kota Bandung Masih Dalam Pemantauan Dinkes

SELASA, 03 MARET 2020 | 14:39 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kepastian ada warga Jawa Barat yang positif terinfeksi virus corona membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung meningkatkan kewaspadaan.

Saat ini Dinkes Kota Bandung tengah melakukan pemantauan terhadap 31 warga terkait kasus penyebaran virus corona (Covid-19). Status pemantauan berdasarkan rekam jejak perjalanan mereka yang sebelumnya mengunjungi negara terjangkit corona.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian (P2P) Dinkes Kota Bandung, dr Rosye Arosdiani mengatakan, yang masuk dalam pemantauan adalah orang-orang yang terkena gejala batuk pilek, namun tidak ada sesak.


“Kota Bandung sudah mengirimkan tiga yang dalam pengawasan, tapi hasilnya negatif. Dan saat ini ada 31 yang sedang dalam pantauan. Mereka harus diam di rumah. Tujuh sudah selesai proses pemantauan, sisanya 24 (kemarin) masih dalam proses pemantauan,” tuturnya ditemui di Balaikota Bandung, Jalan Wastukencana, Selasa (3/3).

Dikabarkan Kantor Berita RMOLJabar, pemantauan dilakukan selama 14 hari untuk memastikan tidak ada gangguan. Pada saat pemantauan tersebut, imbuhnya, mereka tidak diperbolehkan bepergian ke luar rumah.

Menurutnya, ada 4 kategori yang masuk dalam status pemantauan. Di antaranya orang yang baru pulang dari negara terjangkit, mengeluh batuk, mengalami pilek, dan demam, tapi belum ada sesak napas atau gangguan ke paru-paru.

“Kalau dia pulang dari negara terjangkit dan lapor ke puskesmas kita lakukan pemantauan dan kita berikan sosialisasi apa saja yang harus dilakukan,” tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya