Berita

ANggia Erma Rini (sebelah kanan)/Net

Politik

Anggia Erma Rini Minta Kemenkes Karantina Warga Yang Kontak Langsung Dengan Pasien Positif Corona

SELASA, 03 MARET 2020 | 01:38 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Kebangkitan Bangsa meminta masyarakat tetap tenang, tidak panik dan tetap waspada setiap saat.  Pengumuman resmi oleh Presiden Jokowi terkait dua pasien positif corona dari Depok, menyedot atensi masyarakat. Anggota Komisi IX FPKB DPR RI Anggia Erma Rini meminta masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan selalu waspada setiap saat.

“Semua harus waspada karena (pasien positif corona di Indonesia) sudah terkonfirmasi, tetapi tidak boleh panik,” ujar Anggia di Jakarta, Kamis (2/3) malam.

Menurut Ketua Umum PP Fatayat NU ini, kepanikan justru akan berdampak kurang baik. “Justru panik dapat membuat imun kita bisa drop. Karena itu, masyarakat harus tenang dan waspada,” ujarnya.


Anggia menambahkan, dengan terkonfirmasinya dua orang warga Indonesia positif corona, pendapat yang menyatakan kalau virus akan mati di iklim tropis, tidak benar.

“Iklim tropis di Indonesia ternyata tetap dapat menularkan virus corona. Selain itu, secara fair harus disampaikan bahwa Lab Litbangkes kita berfungsi secara baik, karena mampu mendiagnosis virus Covid-19 ini,” ujar Anggia.
Terkait dengan potensi penyebaran virus Corona, Anggia meminta pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap dua kelompok.

“Pertama, pasien positif virus corona dan keluarganya yang ada di Depok, kedua, para perawat di RS Mitra Keluarga yang sebelumnya melakukan kontak langsung dengan si pasien,” kata Anggia.
Menurut Kapoksi FPKB Komisi IX ini, para perawat dan pasien positif virus corona tentu telah melakukan kontak sangat erat. “Harus ada perhatian khusus dan diobservasi. Jika dipulangkan, justru itu berbahaya karena dapat berdampak ke keluarga mereka masing-masing. Seharusnya dikarantina dan diobservasi sesuai ketentuan dari Kemenkes,” ujar Anggia.

Melihat riwayat pasien positif virus corona yang sebelumnya terinfeksi karena berada di kelompok dansa, Anggia juga meminta agar semua pihak yang pernah melakukan kontak dengan si pasien juga menjadi perhatian.

“Kelompok dansa itu banyak kerumunan orang. Yang bertemu dengan pasien harus menjadi perhatian. Ketika yang mengumumkan Presiden, ini bentuk perhatian. Perlu ada komunikasi semua stakeholder untuk menangani ini,” kata Anggia.

Sebagai bentuk respon cepat dan perhatian penuh, Pemerintah juga perlu sesegera mungkin menyiapkan langkah-langkah penanganan secara komprehensif, standard operational procedure (SOP) penanganannya disiapkan, respon komprehensif, hingga pembentukan task force (gugus tugas) jika diperlukan,” ujarnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya