Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/RMOL

Nusantara

Cepat, Faktual, Dan Responsif Cara Anies Lindungi Masyarakat Dari Virus Corona

SENIN, 02 MARET 2020 | 22:04 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjukan kelasnya sebagai pemimpin dengan sigap membentuk Tim Tanggap COVID-19 yang akan melakukan pemantauan dan pengawasan penyebaran terhadap virus corona.

Anies melakukan hal tersebut mengingat situasi Indonesia khususnya Jakarta saat ini dalam kondisi genting ditambah setelah dua orang di Depok, Jawa Barat terinfeksi corona.

Depok merupkan kota yang berbatasan langsung dengan wilayah selatan DKI Jakarta.


"Pemprov DKI Jakarta langsung mengambil langkah-langkah cepat bahwa kita akan selalu faktual, kita akan sampaikan fakta-fakta, kenyataan, seperti apa adanya," ungkap Anies saat melakukan Konferensi pers di ruang Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, Senin (2/3).

Anies Baswedan memerintahkan kepada seluruh SKPD dan juga BUMD provinsi DKI Jakarta untuk melakukan langkah-langkah praktis

"Jadi kita mengimbau kepada masyarakat juga, untuk satu, jangan bepergian ke lokasi-lokasi yang sudah dinyatakan sebagai tempat yang terjangkiti, hindari tempat itu," jelas Anies.

Kemudian, Pemprov DKI juga tidak akan mengeluarkan perizinan baru untuk kegiatan perkumpulan orang dalam jumlah yang besar dan yang sudah terlanjur keluar izinnya, akan di-review kembali.

Selain itu, Pemprov akan secara rutin mengirimkan pesan WhatsApp atau pun SMS, guna mengkomunikasikan update terbaru kepada Masyarakat apabila ditemukan tempat-tempat baru yang perlu dihindari atau informasi terbaru yang perlu diketahui oleh masyarakat.

"Bila masyarakat merasakan ada kondisi seperti gejala Covid-19, maka telepon ke nomor yang sudah tersedia, di call center kami 112 atau 119," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya