Berita

Ilustrasi Virus Corona/Net

Kesehatan

Orang Jepang Yang Tularkan Virus Corona, Kok Bisa Lolos Scanner Bandara?

SENIN, 02 MARET 2020 | 15:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Orang Jepang yang telah menularkan virus corona kepada dua WNI di Depok, dipertanyakan mengapa bisa sampai lolos masuk Indonesia saat melalui bandara.

Diketahui WN Jepang itu menetap di Malaysia. Sebelumnya dari Malaysia dia melakukan kunjungan ke Jepang. Lalu ke Indonesia. Lalu kembali ke Malaysia lagi dan kemudian dinyatakan positif corona.

Lalu bagaimana WN Jepang itu bisa lolos thermal scanner di bandara di Indonesia jika memang dia telah memiliki gejala virus corona saat itu?


Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjelaskan, mungkin saja saat masuk ke Indonesia, suhu tubuh warga Jepang itu tidak sedang panas sehingga tidak biasa terdeteksi.

Bila orang yang melintas tidak dalam keadaan panas, maka thermal scanner tak dapat mendeteksinya.

"Mungkin dia minum obat, tidak bisa (terdeteksi-red)," kata Terawan saat jupa pers di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3) menjawab pertanyaan wartawan.

Oleh karena itu, kata dia, Kemenkes langsung bergerak melakukan penelusuran siapa saja yang melakukan kontak dengan warga Jepang itu.

WN Jepang tersebut merupakan kasus ke-24 yang terkonfirmasi positif virus Corona COVID-19 di Malaysia. Ia melakukan perjalanan ke Indonesia pada awal Februari lalu dan terkonfirmasi positif COVID-19 pada Jumat (27/2).

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya