Berita

Ketua Dewan Pertimbangan MUI, DIn Syamsyuddin/Net

Politik

MUI Minta Umat Islam Dan Hindu Indonesia Tidak Terhasut Kekerasan Rasial di India

SENIN, 02 MARET 2020 | 06:24 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk keras tindakan biadab yang dilakukan kelompok masyarakat Hindu India terhadap masyarakat minoritas Muslim. Aksi kekerasan rasial yang menewaskan puluhan orang itu merupakan tindakan intoleransi nyata yang melanggar HAM berat.

Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin meminta pememerintah India menindak tegas para pelaku kekerasan. Selain itu, pemerintah India harus melindungi seluruh umat Muslim di India.

"Mendesak Pemerintah dan Parlemen India untuk membatalkan Undang-Undang deskriminatif terhadap umat Islam di India," demikian seru Din Syamuddin dalam keterangan tertulis, Minggu (1/3).


MUI juga meminta pemerintah Indonesia merespons positif sesuai amanat konstitusi untuk menciptakan ketertiban dunia. Menyuarakan hati umat Islam Indonesia atas kekejaman yang menimpa saudara Muslim di India sesuai hukum internasional.

Mantan Ketua PP Muhammadiyah itu juga meminta seluruh umat Islam dan Hindu di Indonesia dapat menahan diri dengan mengembangkan sikap toleransi antar masyarakat.

"Umat Islam dan umat Hindu di Indonesia untuk dapat menahan diri dan tidak terhasut oleh peristiwa tersebut dengan mengembangkan sikap toleransi untuk kerukunan bangsa," kata Dni Syamsuddin.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya