Berita

Pulau Sebaru Saat Persiapan Penerimaan WNI Yang Ajan Diobservasi

Kesehatan

Sama-sama di Pulau Sebaru, Observasi 69 WNI Akan Dipisah Sementara Dengan 188 WNI Yang Datang Lebih Dulu

SENIN, 02 MARET 2020 | 06:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

. Pesawat Garuda Airbus A330 yang mengevakuasi 69 WNI dari kapal Diamond Princess mendarat di Bandara Kertajati, Majalengka, tengah malam tadi, Minggu (1/3).

Petugas menggunakan pakaian pelindung, berjaga-jaga di tangga pintu keluar pesawat untuk menyemprotkan cairan disinfektan ke tubuh penumpang yang turun pesawat. Hal itu dilakukan untuk proses sterilisasi.

Pemerintah telah menyiapkan 5 bus RSPAD yang akan mengantar para WNI tersebut menuju pelabuhan PLTU Indramayu, yang selanjutnya akan menyebrang ke Pulau Sebaru Kecil.


Dari pemeriksaan sebelumnya yang dilakukan saat proses evakuasi di Jepang, sejauh ini mereka dinyatakan negatif corona.

Kemenkes memastikan 69 WNI itu akan menjalani masa karantina dan observasi risiko virus corona di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu. Sebelumnya, 188 WNI dari Kapal World Dream telah datang lebih dulu dan memulai karantina di pulau yang sama.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memastikan untuk 69 anak buah kapal (ABK) Diamond Princess akan dipisahkan dengan 188 WNI yang datang lebih awal di Pulau Sebaru Kecil.

"WNI dari Kapal Diamond Princess dan Pesiar World Dream untuk sementara dipisah," kata Muhadjir.

Sementara dipisah jarak dengan yang terlebih dahulu datang ke Pulau Sebaru, sesuai prosedur yang harus dilalui ketika mengisolasi.

"Ini semua prosedur saja, karena semua WNI yang pulang itu sudah sehat," ujarnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya