Berita

Hermawan Saputra/RMOL

Kesehatan

Hanya RS Milik Kemenkes Yang Punya Fasilitas Ruang Isolasi Untuk Tangani Kasus Covid-19

SABTU, 29 FEBRUARI 2020 | 22:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah Indonesia tetap harus melakukan langkah antisipatif terhadap wabah virus corona atau covid-19.

Pasalnya, rumah sakit di Indonesia belum memiliki fasilitas ruang isolasi yang memadai kecuali yang dimiliki Kementerian Kesehatan.

Demikian disampaikan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia dan Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PRSSI), Hermawan Saputra kepada wartawan di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (29/2).


"Kami harus akui, rumah sakit di Indonesia ini belum betul-betul ready untuk ruang isolasi, spesifik case, untuk kasus-kasus yang betul-betul mematikan seperti ini," katanya.

"Harus kita akui baru rumah sakit di Pemerintah Pusat yang dimiliki oleh Kementerian Kesehatan," dia menegaskan.

Menurut dia, ada sejumlah daerah rawan yang mesti diwaspadai antara lain; Medan, Jakarta, Batam, Bali, hingga Manado. Apalagi ada turis dari Bali yang dinyatakan suspect confirm, positif.

"Nah andai saja, kejadian di Bali. Bali ini tidak hanya kelas intenasional, regional, tapi nasional. Artinya apa? Kesiapan infrastruktur kesehatan kita ini apakah ia bisa seperti China yang membangun rumah sakit isolasi dengan semua kelengkapannya dalam 10 hari?," jelasnya.

Terlebih, kata Hermawan Saputra, alat thermal scanner di bandara-bandara juga belum sepenuhnya dapat mendeteksi virus mematikan itu.

"Thermal scanner itu alat pengukur suhu tubuh, sebenarnya itu tidak cukup kuat untuk mendeteksi Corona. Kenapa? Karena masa inkubasinya 14 hari," pungkasnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Bahaya Framing, Publik Jangan Mudah Diadu Domba di Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36

Memahami Trust: Energi yang Hilang

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:22

Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:19

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Tembus 101 Persen Saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:45

Polri: Arus Balik Mudik ke Jakarta Meningkat hingga 73 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:29

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:51

Hari ke-12 Operasi Ketupat: Jumlah Kecelakaan 198, Meninggal 18

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:01

Mengapa Harga iPhone 15 Tiba-Tiba Melambung Naik Jutaan Rupiah?

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:46

Kembali ke KPK, Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:28

Apa Itu Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:18

Selengkapnya