Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Heboh Wabah Corona, Ini Kebijakan Darurat Pemerintah Hadapi Resesi Ekonomi

SABTU, 29 FEBRUARI 2020 | 19:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah telah menyiapkan langkah darurat di sektor ekonomi terkait wabah virus corona atau Covid-19 yang berdampak pada resesi ekonomi dunia. Kebijakan darurat itu disiapkan dalam paket kebijakan ekonomi nasional.

Begitu disampaikan Tenaga Ahli Utama Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dany Amrul Ichdan melalui sambungan telepon, Sabtu (29/2).

"Tentu kita sudah menyiapkan paket kebijakan ekonomi. Pertama, pemerintah mendorong agar belanja pemerintah bisa ditingkatkan, baik melalui projek infrasturtur yang padat karya, padat modal, dan padat penyerapan tenaga kerja," kata Amrul Ichdan.


Hal itu, kata Amrul Ichdan, merupakan hal mendasar yang sangat penting untuk mengontrol perputaran keuangan ditengah masyarakat agar tetap berjalan dengan optimal.

"Kedua pemerintah juga memberikan insentif kepada sektor pariwisata dengan memberikan paket diskon sampai dengan 50% untuk pesawat untuknmenggerakan laju pariwisata," bebernya.

Ketiga, lanjut Amrul Ichdan, pemerintah juga akan mempercepat untuk bantuan jaminan sosial, penambahan anggaran JKN (Jaminan Kesehatan Nasional), KIS (Kartu Indonesia Sehat), Program Keluarga Harapan (PKH).

"Paket kartu yang kita akan optimalkan bantual sosial pemerintah," imbuhnya.

Selanjutnya, penurunan suku bunga di Bank Indonesia khususnya untuk Usaha Minimum Kecil Menengah agar bisa menyerap fasilitas kredit dan pemerataan distribusi ke wilayah sentra ekonomi.

"Jadi kita harus hidupkan sentra ekonomi di daerah agar tetap berjalan. Karena pendapatan nasional harus kita jaga," kata Amrul Ichdan.

Sebab, dampak ekonomi ini akan memberikan implikasi penurunan pendapatan nasional. Termasuk penurunan Pendapatan Domestic Bruto (PDB).

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Menhub Prioritas Program dan Anggaran untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51

DPR Yakin Potongan Aplikasi 8 Persen Bikin Driver Makin Sejahtera

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48

Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka Raudi Akmal

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25

Nasib Ribuan Pekerja Moker Freeport Diadukan ke Kementerian HAM

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09

Gus Yaqut Dibantarkan ke Rumah Sakit Polri

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Siem Reap

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29

Legislator Golkar Apresiasi Dividen PT Telkom Tertinggi

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15

Connie Minta Jokowi Diadili Terkait Kebijakan IKN

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12

Kuliner Potensi Perkuat Pariwisata di Kancah Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53

Harta Kekayaan Menperin Agus Gumiwang Naik 23,2 Persen, Utang Nyaris Rp100 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51

Selengkapnya