Berita

Dedi Kurnia Syah/Net

Bisnis

Corona Dijadikan Tumbal Kegagalan Ekonomi, Pengamat: Pemerintah Malas Mikir!

SABTU, 29 FEBRUARI 2020 | 11:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah diminta jujur dan segera menghentikan alasan ekonomi Indonesia akan menurun diakibatkan oleh wabah virus corona atau Covid-19.

Sebab, jauh sebelum virus mematikan itu mewabah di berbagai belahan dunia, kondisi ekonomi dalam negeri sudah terpuruk. Hal itu ditenggarai akibat ketidakbecusan pemerintah mengelola ekonomi.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (29/2).


"Tidak bijak jika menjadikan wabah (corona) sebagai alasan, bagaimanapun pemerintah seharusnya mencukupkan alasan-alasan yang menutupi ketidakmampuan," kata Dedi Kurnia Syah.

Menurut Dedi Kurnia, ketika wabah virus corona dijadikan alasan faktor penyebab keterpurukan ekonomi, semakin menunjukkan bahwa pemerintah seolah "lepas tangan" atas ketidakmampuannya menangani masalah ekonomi.

"Saya kira alasan semacam itu hanya kemalasan berpikir," sesalnya.

Bank Indonesia (BI) juga telah memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 5,1-5,5 persen menjadi 5-5,4 persen.

Penyebabnya, virus corona dinilai bakal berdampak ke perekonomian tanah air. Hal itu sejalan dengan banyak ekonom yang memprediksi ekonomi Indonesia berpotensi turun 0,3 persen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya