Berita

Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafidz/RMOL

Nusantara

Komisi I DPR: Pemerintah Harus Pikirkan Kerugian Jemaah Yang Batal Berangkat Umrah

SABTU, 29 FEBRUARI 2020 | 00:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah diminta untuk memikirkan nasib para jamaah umrah dalam negeri yang terkena imbas dari kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang melakukan penangguhan dalam rangka mengantisipasi penyebaran Virus Corona.

Begitu disampaikan Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafidz saat ditemui di Kantor DPP Partai Golkar di kawasan Slipi, Jakarta Barat, Jumat (28/2).

"Pemerintah tentu punya PR (Pekerjaan Rumah) bagaimana dengan jemaah yang sudah mendaftar, membayar," keluhnya.


Menurut Meutya Hafidz, PR pemerintah yang mesti diprioritaskan adalah bagaimana menyikapi para jamaah umrah yang gagal diberangkatkan oleh Trevel Umroh agar tidak menderita kerugian.

"Supaya diperlakukan adil oleh perusahaan-perusahaan umrah agar mereka kerugiannya minimal," kata Meutya Hafidz.

Politisi Golkar ini memaklumi jika kerugian dari para jemaah umrah dalam negeri pasti didapatkan. Namun, negara dalam hal ini pemerintah mesti hadir menyikapi hal tersebut agar kerugian tidak terlalu besar dirasakan oleh para calon jemaah umrah ini.

"Kalau kerugian pasti ada, namanya orang mau berangkat gak jadi ya, tapi bagaimana kerugiannya minimal, karena kan sudah bayar. Jadi paling itu saja," demikian Meutya Hafidz.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya