Berita

Plt Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri/RMOL

Hukum

Tak Satupun Istri Dan Anak Tersangka Dugaan Suap MA Hadiri Panggilan KPK

SELASA, 25 FEBRUARI 2020 | 01:16 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Istri dari dua tersangka kasus dugaan suap terkait perkara di Mahkamah Agung (MA) tahun 2011-2016 mangkir dari panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi.

Mereka adalah Tin Zuraida yang merupakan istri mantan Sekretaris MA, Nurhadi. Selain itu istri dari tersangka Hiendra Soenjoto, Lusi Indriati juga mangkir.

Tak hanya itu, saksi lain yang tak hadiri pemanggilan KPK adalah anak Nurhadi, Rizqi Aulia Rahmi dan dua saksi dari unsur karyawan swasta, yakni Andri Darma dan Ferdy Ardian.


"Ya saksi tidak hadir terutama untuk saksi untuk Pak NH (Nurhadi). Ada istrinya Pak NH dan anaknya, kemudian istri dari Pak HS (Hiendra Soenjoto) ya," ucap Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin malam (24/2).

KPK tak mengetahui pasti alasan para saksi mangkir dari panggilan. Namun demikian, pihak KPK akan melakukan tindakan lain dalam pemanggilan ketiganya nanti.

"Kami berharap saksi kooperatif. Kami juga menunggu kehadiran mereka sebelum penyidik bertindak sesuai dengan hukum acara yang berlaku. Namun demikian, kapan dan apa yang akan dilakukan berikutnya tentu akan kami sampaikan ke teman-teman," pungkas Ali.

Dalam kasus ini, Nurhadi, Rezky Herbiyono (RHE) yang tak lain menantu Nurhadi, dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MT), Hiendra Soenjoto (HS) diduga telah melakukan suap terkait pengurusan perkara yang dilakukan sekitar tahun 2015-2016 dan melakukan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan tugas.

Nurhadi melalui Rezky diduga telah menerima janji dalam bentuk sembilan lembar cek dari PT MTI serta suap atau gratifikasi dengan total Rp 46 miliar untuk sebuah penanganan perkara Peninjauan Kembali (PK).

Selain itu, uang suap itu juga diduga untuk memenangkan HS dalam perkara perdata terkait kepemilikan saham PT MIT.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Menhub Prioritas Program dan Anggaran untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51

DPR Yakin Potongan Aplikasi 8 Persen Bikin Driver Makin Sejahtera

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48

Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka Raudi Akmal

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25

Nasib Ribuan Pekerja Moker Freeport Diadukan ke Kementerian HAM

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09

Gus Yaqut Dibantarkan ke Rumah Sakit Polri

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Siem Reap

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29

Legislator Golkar Apresiasi Dividen PT Telkom Tertinggi

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15

Connie Minta Jokowi Diadili Terkait Kebijakan IKN

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12

Kuliner Potensi Perkuat Pariwisata di Kancah Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53

Harta Kekayaan Menperin Agus Gumiwang Naik 23,2 Persen, Utang Nyaris Rp100 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51

Selengkapnya