Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Temukan Kejanggalan Rencana Mutasi Jabatan Di Pemprov Banten, KASN Panggil Pansel

SENIN, 24 FEBRUARI 2020 | 16:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menemukan kejanggalan dokumen yang dikirimkan panitia seleksi (Pansel) rotasi dan mutasi pejabat Pemprov Banten. Temuan tersebut berdasarkan hasil penelitian dokumen.

Diketahui, Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) bakal melakukan mutasi untuk mengisi tiga jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama. Yaitu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Untuk mengisi tiga jabatan itu, terdapat enam pejabat eselon II di lingkup Pemprov Banten yang dievaluasi dan dipertimbangkan.


Mereka adalah Kepala Biro Hukum Agus Mintono; Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian, Komari; dan Kepala Biro Administrasi dan Pembangunan (Adpem), Mahdani.

Selanjutnya, Kepala Dinas Pariwisata Eneng Nurcahyati; Kepala Biro Organisasi Dian Wirtadipura; serta Kepala Biro Bina Infrastruktur dan Sumber Daya Banten, Nana Suryana.
 
Asisten Komisioner (Askom) Bidang Monitoring dan Evaluasi pada KASN, Kusen Kusdiana mengatakan, pihaknya menemukan kejanggalan atas satu nama pejabat dari dokumen rotasi mutasi yang diberikan Pansel ke KASN. Ia juga mengaku, dalam waktu dekat ini akan segera memanggil Pansel rotasi mutasi jabatan untuk mengklarifikasi persoalan tersebut.

"Ada kejanggalan, satu pejabat yang menjadi sorotan. Kita akan panggil dulu orang panselnya," kata Kusen saat dihubungi Kantor Berita RMOLBanten melalui pesan singkat, Minggu (23/2).

Namun sayangnya, Kusen enggan membeberkan nama pejabat yang dimaksud.

"Yang pasti ada satu orang," ujarnya.

Saat ditanya hasil evaluasi dua lelang jabatan untuk Asda I dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), Kusen mengaku, hal itu akan diproses setelah persoalan kejanggalan diselesaikan.

"Kita akan rekomendasikan setelah persoalan rotasi dan mutasi selesai dulu," tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat Lampung, Apa Maknanya?

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Safari Politik Jokowi Bukti Kepemimpinan Gibran dan Kaesang Lemah

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Jokowi dan PSI, Duri dalam Daging Pemerintahan Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:09

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05

Keiko Fujimori Akhirnya Bernasib Sama Seperti Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:03

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT Kuansing

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:57

Panitia Minta Jokowi Datang Setelah Acara Adat, Kunjungan Malah Batal

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50

Koperasi Beri Ruang Bagi Mahasiswa Berwirausaha

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:37

Tutup Perdagangan Akhir Bulan: IHSG Merosot ke 5.643, Rupiah Loyo Dekati Rp18 Ribu

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:28

Ketum AHY: Genap 25 Tahun, Partai Demokrat Ingin jadi Bagian Solusi

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:19

Selengkapnya