Berita

Prabowo Subianto bersama Ketum PDIP Megawtai Soekarnoputri/Net

Politik

Prabowo Di Atas Angin, PDIP Berpotensi Cetak Hattrick Kemenangan

MINGGU, 23 FEBRUARI 2020 | 16:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jika undang-undang Pemilu tidak berubah maka pasangan calon yang dapat maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 akan ditentukan oleh parpol yang mendapatkan kursi dan suara di Pemilu 2019.

Adapun syarat minimal adalah 20 persen kursi atau 25 persen suara nasional.  Dengan syarat tersebut dan melihat hasil Pileg 2019, maka kemungkinan akan muncul tiga atau empat pasangan calon di mana tiga pasangan pertama akan diusung oleh koalisi PDIP, koalisi Golkar, koalisi Gerindra, dan koalisi gabungan.

Demikian yang disampaikan Direktur eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari saat merilis survei yang diberi tajuk 'Mencari Pemimpin: Road To Capres dan Parpol 2024'.


Yang mengejutkan, Indo Barometer menyebut Prabowo Subianto merupakan calon presiden yang pasti terpilih jika pemilihan dilakukan hari ini.

"Dari pertanyaan tertutup, jika tanpa Jokowi, diurutan pertama, masyarakat yang memilih Prabowo Subianto sebagai Capres sebanyak 22 persen, sementara diurutan kedua yaitu Anies Baswedan yang mencapai 14 persen, Sandiaga Uno 8 persen, Ganjar Pranowo 7 persen dan Tri Rismaharini 6 persen," katanya di Hotel  Century Park Senayan, Minggu (23/2).

Qodari menjelaskan, hasil itu didapat karena Prabowo memiliki partai Gerindra sekaligus menjadi Ketua Umumnya.

Selain memiliki elektabilitas yang tinggi, Prabowo disebut masih memiliki ambisi kuat. Terlebih lagi saat ini hubungan Gerindra dengan PDIP sedang mesra-mesranya.

Masih kata Qodari, bukan hal mustahil poros Teuku Umar (Megawati)dan Gondangdia (Surya Paloh) akan benar-benar bertarung pada 2024 mendatang.  

Prabowo Subianto diprediksi kembali mencalonkan diri sebagai Capres dengan didampingi calon dari PDIP.

Sementara itu, dari poros Gondangdia, yaitu Nasdem juga dikabarkan akan menjagokan Gubernur DKI Anies Baswedan sebagai Capres di 2024.

"Meskipun Segmen Prabowo dan Anies sama, tapi kalau disuruh milih survei melihat mayoritas masih banyak ke Prabowo. Dengan begitu apabila Teuku Umar vs Gondangdia kejadian, ada kemungkinan PDIP mencetak hattrick," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya